Fatih, Tomendra (2025) Profil Pasien Nefritis Lupus di RSUP Dr. M. Djamil Padang Tahun 2023-2024. S1 thesis, Universitas Andalas.
![]() |
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf - Published Version Download (365kB) |
![]() |
Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (264kB) |
![]() |
Text (BAB 6 Penutup)
BAB 6 Penutup.pdf - Published Version Download (240kB) |
![]() |
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (220kB) |
![]() |
Text (Tugas Akhir Full Text)
skripsi fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
Nefritis lupus adalah suatu bentuk glomerulonefritis yang dapat terjadi pada pasien lupus sistemik eritematosus, dan merupakan salah satu manifestasi organ yang paling umum dan parah dari LES, yang mempengaruhi lebih dari 50% pasien. Nefritis lupus dapat menyebabkan kerusakan ginjal permanen, yang apabila tidak diterapi dengan tepat mengakibatkan pasien jatuh dalam kondisi End-Stage Renal Disease (ESRD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pasien nefritis lupus di RSUP Dr. M. Djamil Padang pada tahun 2023-2024. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Sampel penelitian ini adalah pasien nefritis lupus di RSUP Dr. M. Djamil Padang pada bulan Januari 2023 – Agustus 2024 dengan jumlah sampel 74 pasien berdasarkan data dari rekam medis. Data rekam medis dikumpulkan dengan metode total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas pasien adalah perempuan (91,9%), dengan rentang usia antara 18-25 tahun (39,1%), dan merupakan pelajar/mahasiswa (25,7%). Durasi penyakit pasien terbanyak <5 tahun (78,4%), dengan manifestasi klinis yang paling sering ditemukan adalah proteinuria (98,6%). Berdasarkan hasil ANA Profile, temuan paling umum adalah dsDNA positif (17,6%) dan pemeriksaan protein urin paling banyak menunjukkan hasil +3 (50%). Pilihan terapi yang paling sering diberikan berupa kombinasi glukokortikoid dengan AZA/CYC/MMF (44,6%), sementara itu, sebagian besar luaran pasien adalah hidup (71,6%). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas pasien nefritis lupus di RSUP Dr. M. Djamil Padang adalah perempuan pada usia produktif. Terapi yang paling sering diberikan adalah kombinasi glukokortikoid dengan AZA/CYC/MMF. Sebagian besar pasien menunjukkan prognosis yang baik dengan tingkat kelangsungan hidup yang tinggi.
Item Type: | Thesis (S1) |
---|---|
Supervisors: | Dr. dr. Dwitya Elvira, Sp.PD.KAI, FINASIM |
Uncontrolled Keywords: | Nefritis lupus, ginjal, LES, ESRD, proteinuria |
Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine |
Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
Depositing User: | S1 Pendidikan Kedokteran |
Date Deposited: | 27 Mar 2025 03:30 |
Last Modified: | 27 Mar 2025 03:30 |
URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/491280 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |