Pemaknaan Pesan Film Negeri Lima Menara Bagi Pelajar Sekolah Menengah Atas Kota Padang

Erman, Muhammad Fazli (2023) Pemaknaan Pesan Film Negeri Lima Menara Bagi Pelajar Sekolah Menengah Atas Kota Padang. Diploma thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf - Published Version

Download (220kB)
[img] Text
Bab I Pendahuluan.pdf - Published Version

Download (149kB)
[img] Text (Bab V Penutup)
Bab V Penutup.pdf - Published Version

Download (58kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (67kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penggunaan film sebagai sarana pendidikan dan pembelajaran memiliki dampak positif terhadap perkembangan aspek intelektual dan aspek emosional seseorang, selain itu penggunaan film sebagai sarana pembelajaran juga membangun kecerdasan emosional dan sosial seseorang. Bagian terpenting adalah mengembangkan kecerdasan emosional dan literasi seseorang, salah satu caranya adalah dengan pemaknaan film. Salah satu film yang mengandung nilai-nilai penting bagi generasi muda saat ini adalah film Negeri Lima Menara. Film Negeri Lima Menara diangkat dari novel A. Fuadi dengan judul yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk menggali, menganalisis makna pesan dalam film Negeri Lima Menara bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Padang. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana siswa SMA di Kota Padang memaknai pesan-pesan dalam film Negeri Lima Menara. Analisis pemaknaan film ini dibantu oleh analisis Stuart Hall yang membuat penonton menjadi tiga bagian, yaitu Dominant hegemonic reading, negotiated position and oppositional position. Dalam film ini terdapat sebuah pesan yang memiliki makna sangat mendalam melalui kata-kata “Man Jadda Wajada”. Film ini berlatar singkat di Nagari Maninjau, Sumatera Barat, dengan tokoh yang baru tamat SMA bernama Alif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Temuan dari penelitian ini adalah secara umum informan berada pada dominant hegemonic dan sebagian kecil informan berada pada negotiated position dan tidak ada informan yang berada pada oppositional position atau sebaliknya. Film ini banyak dimaknai oleh para pelajar sebagai film yang penuh dengan nilai pendidikan, kerja keras dan kekompakan persahabatan yang sering ditemui oleh pelajar SMA dalam kesehariannya. Kata Kunci: Analisis Penerimaan, Negeri Lima Menara, Studi Film

Item Type: Thesis (Diploma)
Primary Supervisor: Vitania Yulia, S.Sos, MA
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
Depositing User: s1 ilmu komunikasi
Date Deposited: 10 Mar 2023 03:16
Last Modified: 10 Mar 2023 03:16
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/201356

Actions (login required)

View Item View Item