PERBANDINGAN ALBUMIN ORAL DENGAN EKSTRA PUTIH TELUR TERHADAP KADAR ALBUMIN SERUM PADA PASIEN LUKA BAKAR SEDANG-BERAT DENGAN HIPOALBUMINEMIA DI RS M.DJAMIL PADANG TAHUN 2019

Siska, Rama Zirti (2019) PERBANDINGAN ALBUMIN ORAL DENGAN EKSTRA PUTIH TELUR TERHADAP KADAR ALBUMIN SERUM PADA PASIEN LUKA BAKAR SEDANG-BERAT DENGAN HIPOALBUMINEMIA DI RS M.DJAMIL PADANG TAHUN 2019. Masters thesis, FK UNAND-RSUP Dr. M. Djamil.

[img]
Preview
Text (cover dan abstrak)
cover dan abstrak.pdf - Published Version

Download (323kB) | Preview
[img]
Preview
Text (bab 1)
BAB I.pdf - Published Version

Download (133kB) | Preview
[img]
Preview
Text (simpulan dan saran)
simpulan dan saran.pdf - Published Version

Download (122kB) | Preview
[img]
Preview
Text (daftar pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (234kB) | Preview
[img] Text (tesis lengkap)
Tesis lengkap.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang : Hipoalbuminemia pada luka bakar dapat menunda penyembuhan luka. Kadar albumin pasien dapat ditingkatkan dengan pemberian cairan albumin secara intra vena dan peroral berupa albumin oral atau ekstra putih telur. Penelitian ini dibuat untuk membandingkan peningkatan albumin serum pada albumin oral di bandingkan ekstra putih telur pada pasien luka bakar sedang - berat dengan hipoalbuminemia, di RSUP M.Djamil Padang. Metode : Penelitian ini merupakan studi eksperimental kuantitatif dengan desain Randomized Control Trial, yang menggunakan pasien sebagai objek penelitian. Pengambilan sampel dilakukan secara konsekutif, semua sampel yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi langsung dijadikan sampel dengan jumlah sampel minimal 22 orang. Data dianalisis dengan menggunakan program SPSS 22.0 Untuk menguji perbedaan rata-rata kadar albumin antara dua kelompok dilakukan dengan uji statistik independent t-test. Hasil : Dari 22 sampel ,yaitu 11 pasien kelompok kontrol (K1) mendapatkan putih telur dan 11 pasien (K2) Kelompok perlakuan mendapatkan albumin oral selama 10 hari. Didapatkan hasil selisih kadar albumin pretest dan posttest pada kelompok kontrol 0,10 +0,45, sedangkan pada kelompok perlakuan 0,72 +0,32 (p=0,001<0,05) yang berarti bahwa terdapat perbedaan yang bermakna perubahan kadar albumin antara kelompok perlakuan dibandigkan kelompok kontrol. Kesimpulan : Pemberian albumin oral terhadap peningkatan albumin serum berbeda signifikan dibandingkan dengan putih telur pada pasien luka bakar sedang-berat dengan hipoalbuminemia. Kata Kunci : Luka Bakar, Hipoalbuminemia, Albumin Oral, Putih telur

Item Type: Thesis (Masters)
Primary Supervisor: dr.Deddy Saputra, SpBP-RE
Subjects: R Medicine > RD Surgery
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Fakultas Kedokteran
Depositing User: s2 Program Pendidikan Dokter Spesialis
Date Deposited: 10 Jan 2020 14:54
Last Modified: 10 Jan 2020 14:54
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/54499

Actions (login required)

View Item View Item