Faktor yang Berhubungan dengan Ketahanan Hidup Anak dengan Retinoblastoma yang dirawat di RSUP Dr M Djamil Padang

Rahmi, Fitri Indria (2026) Faktor yang Berhubungan dengan Ketahanan Hidup Anak dengan Retinoblastoma yang dirawat di RSUP Dr M Djamil Padang. Spesialis thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak .pdf - Published Version

Download (494kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I .pdf - Published Version

Download (160kB)
[img] Text (03. BAB IV)
03. BAB IV .pdf - Published Version

Download (228kB)
[img] Text (04 . Daftar Pustaka)
04 . Daftar Pustaka .pdf - Published Version

Download (435kB)
[img] Text (05.Spesialis Fulltext)
05. Spesialis Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Retinoblastoma merupakan keganasan intraokular tersering pada anak dengan prognosis baik apabila terdeteksi dini. Kesintasan mencapai 95% di negara maju, namun lebih rendah di negara berkembang akibat keterlambatan diagnosis dan keterbatasan akses layanan onkologi anak. Data faktor kesintasan anak retinoblastoma di Indonesia, khususnya Sumatera Barat, masih terbatas. Metode: Penelitian ini merupakan studi kohort retrospektif pada anak yang didiagnosis retinoblastoma di RSUP Dr. M. Djamil Padang periode 2021–2025. Variabel yang dianalisis meliputi usia diagnosis, status gizi, status ekonomi, lag time, dan keparahan penyakit. Hasil: Sebanyak 50 pasien retinoblastoma dianalisis dengan proporsi kematian 54% dan tersensor 46%. Pasien usia ≥2 tahun sebesar 72,0%, sosial ekonomi rendah 56,0%, dan stadium regional–metastasis 66,0%. Mean overall survival 17,6 bulan (IK95%: 13,6–21,6), median 13,0 bulan (IK95%: 8,3–17,7). Kaplan–Meier menunjukkan perbedaan kesintasan bermakna pada status sosial ekonomi (p = 0,016), dengan risiko kematian lebih tinggi pada kelompok sosial ekonomi rendah (HR 2,737; IK95%: 1,209–6,198). Usia diagnosis, lag time, status gizi, dan keparahan penyakit tidak berhubungan bermakna secara statistik terhadap overall survival. Kesimpulan: Status ekonomi berhubungan signifikan dengan kesintasan anak dengan retinoblastoma. Usia diagnosis, lag time, status gizi, dan keparahan penyakit menunjukkan kecenderungan perbedaan kesintasan tanpa hubungan bermakna secara statistik. Intervensi mengatasi kesenjangan ekonomi berpotensi memperbaiki kesintasan anak dengan retinoblastoma.

Item Type: Thesis (Spesialis)
Supervisors: dr. Amirah Zatil Izzah, M. Biomed, Sp. A, Subsp. H. Onk (K); dr. Indra Ihsan, M. Biomed, Sp. A, Subsp. E. T. I. A (K)
Uncontrolled Keywords: Retinoblastoma; Kesintasan; Status ekonomi; Anak; Studi kohort
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics
R Medicine > RJ Pediatrics > RJ101 Child Health. Child health services
Divisions: Fakultas Kedokteran > Sp-1 Kesehatan Anak
Depositing User: Sp-1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 31 Aug 2026 09:54
Last Modified: 31 Aug 2026 09:54
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/535639

Actions (login required)

View Item View Item