ANALISIS RISIKO PRODUKSI JAGUNG (Zea mays L.) DI KECAMATAN RANAH AMPEK HULU KABUPATEN PESISIR SELATAN

Katarum, Siti (2026) ANALISIS RISIKO PRODUKSI JAGUNG (Zea mays L.) DI KECAMATAN RANAH AMPEK HULU KABUPATEN PESISIR SELATAN. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text
01 Cover dan Abstrak.pdf

Download (361kB)
[img] Text
02 BAB 1.pdf

Download (402kB)
[img] Text
03 BAB 5.pdf

Download (291kB)
[img] Text
04 DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (272kB)
[img] Text
05 Skripsi Full Text.pdf

Download (1MB)

Abstract

Jagung merupakan salah satu komoditas penting dalam mendukung kebutuhan pangan dan pakan ternak. Namun, produksi jagung di Kecamatan Ranah Ampek Hulu mengalami fluktuasi yang menunjukkan adanya risiko dalam kegiatan produksi jagung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sumber risiko produksi, mengukur tingkat risiko, serta merumuskan strategi manajemen risiko produksi jagung di Kecamatan Ranah Ampek Hulu, Kabupaten Pesisir Selatan.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan survei. Identifikasi penyebab risiko produksi di lakukan menggunakan diagram Fishbone, sedangkan pengukuran tingkat risiko di lakukan menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) melalui penilaian Severity, Occurrence, dan Detection untuk memperoleh nilai Risk Priority Number (RPN). Penentuan penyebab risiko produksi yang menjadi prioritas di lakukan menggunakan diagram Pareto. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 14 sumber risiko produksi yang diidentifikasi menggunakan tulang ikan, yaitu banjir, kematian benih karena kekeringan, pemupukan belum berimbang,kematian tanaman jagung,terlalu banyak gulma, kebutuhan air yang tidak terpenuhi, kurangnya pengetahuan petani, penggerek batang, ulat grayak, babi, kerbau, mati muda (busuk akar/root rot). Berdasarkan pengukuran metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA), penggerek batang memiliki nilai RPN tertinggi sebesar 36,48, diikuti oleh pemupukan belum berimbang sebesar 30,54, kurangnya pengetahuan pengelolaan lahan sebesar 27,45, dan kebutuhan air yang tidak terpenuhi sebesar 24,78. Strategi manajemen risiko yang dirumuskan terdiri atas strategi preventif dan mitigasi, meliputi pengamatan rutin, sanitasi lahan, penerapan pemupukan sesuai rekomendasi, peningkatan pengetahuan melalui penyuluhan dan Good Agricultural Practices (GAP), penyediaan sumber air cadangan, penggunaan insektisida atau pestisida nabati, pemupukan susulan, serta penyiraman tanaman pada fase pertumbuhan.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr.Ir. Faidil Tanjung, M.Si., ; Yulistriani, S.P., M.Si
Uncontrolled Keywords: Diagram Pareto, Fishbone, FMEA, Jagung, Manajemen Risiko
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agribisnis
Depositing User: S1 Agribisnis Agribisnis
Date Deposited: 29 Aug 2026 10:06
Last Modified: 29 Aug 2026 10:06
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/535510

Actions (login required)

View Item View Item