Tasina, Nurul Huda Lailatul (2026) Pengaruh Konsentrasi Polyeethylene Glycol 6000 Terhadap Kalus Gambir (Uncaria gambir (Hunter) Roxb). Secara In Vitro. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover dan abastrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (167kB) |
|
|
Text (02. BAB 1)
02. BAB 1.pdf - Published Version Download (152kB) |
|
|
Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (94kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (180kB) |
|
|
Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (817kB) | Request a copy |
Abstract
Gambir (Uncaria gambir (Hunter) Roxb.) merupakan salah satu komoditas perkebunan unggulan Sumatera Barat yang menghasilkan senyawa polifenol, terutama katekin, yang memiliki nilai ekonomi dan banyak dimanfaatkan dalam berbagai sektor. Kandungan metabolit sekunder gambir umumnya baru dapat diketahui setelah tanaman berumur 1 hingga 1,5 tahun, sedangkan produksinya di lapangan dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Salah satu pendekatan untuk meningkatkan produksi metabolit sekunder adalah kultur in vitro dengan pemberian elisitor Polyethylene Glycol (PEG) 6000 yang mampu menginduksi cekaman osmotik pada kalus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi PEG 6000 terhadap pertumbuhan kalus, profil histokimia, aktivitas antioksidan, dan kandungan katekin kalus gambir secara in vitro . Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Fakultas Pertanian, Laboratorium Biota Sumatera (LBS) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas, dan Vahana Scientific Laboratory pada bulan Februari–Mei 2026. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat konsentrasi PEG 6000, yaitu 0%, 2%, 4%, dan 6%, dengan lima ulangan. Data dianalisis menggunakan uji F pada taraf nyata 5% dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) apabila berpengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PEG 6000 tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan kalus, tetapi menunjukkan respons berbeda terhadap aktivitas antioksidan, kandungan katekin, dan profil histokimia. Konsentrasi PEG 6% memberikan respons terbaik dengan nilai IC₅₀ sebesar 621,4 ppm dan kandungan katekin sebesar 0,877%. Uji histokimia menunjukkan keberadaan flavonoid dan tanin, sedangkan kalus memiliki tekstur kompak dengan perubahan warna pada beberapa konsentrasi PEG. Disimpulkan bahwa PEG 6000 konsentrasi 6% memberikan respons terbaik terhadap aktivitas antioksidan dan kandungan katekin, tetapi belum memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan kalus.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Aprizal Zainal, SP., M.Si; Prof. Dr. Yusniwati, S.P., M.P |
| Uncontrolled Keywords: | gambir; katekin; kalus; PEG 6000; kultur in vitro |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) S Agriculture > SB Plant culture |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi |
| Depositing User: | S1 Agroteknologi Agroteknologi |
| Date Deposited: | 29 Aug 2026 08:27 |
| Last Modified: | 29 Aug 2026 08:27 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/535481 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric