Abdillah, Muhammad Ikhsan (2026) Analisis Risiko Lingkungan Pencemaran Logam Berat Spesifik Sampah B3 pada Tanah di Sekitar TPA Air Dingin Kota Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01 Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (357kB) |
|
|
Text (BAB I)
02 BAB I.pdf - Published Version Download (359kB) |
|
|
Text (BAB V)
03 BAB V.pdf - Published Version Download (342kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04 Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (319kB) |
|
|
Text
05 Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Penimbunan sampah B3 rumah tangga yang tidak dipilah pada TPA Air Dingin Kota Padang berpotensi memicu pencemaran logam berat pada tanah. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsentrasi logam berat spesifik (Pb, Cd, Cr, Zn, Ni, Cu, dan Fe) pada dua kedalaman tanah (0–20 cm dan 20–40 cm), menguji hubungan korelasi spasial dan inter-media air tanah, serta mengkarakterisasi tingkat risiko ekologis menggunakan metode Potential Ecological Risk Index (PERI). Sampel tanah diambil secara komposit pada lima lokasi (Zona Aktif D, Zona Tidak Aktif C, Permukiman 1, Permukiman 2, dan Background) mengacu pada ISO 18400-102:2017. Kadar logam dianalisis menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Hasil penelitian menunjukkan seluruh parameter logam berat masih memenuhi baku mutu Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021. Logam Fe merupakan unsur paling dominan (28.852,5–54.765 mg/kg) akibat faktor geogenik, sementara Cd tidak terdeteksi (1,5x10-9 mg/kg). Logam Cu memiliki korelasi negatif kuat terhadap jarak dari TPA (r = -0,600), sedangkan konsentrasi Pb dan Zn yang relatif tinggi di permukiman dipengaruhi oleh aktivitas antropogenik lokal dan keasaman tanah kambisol (pH 4,1-4,5). Korelasi antara tanah dan air tanah menunjukkan hanya logam Cr yang berkorelasi linear (p>0,05). Nilai risiko ekologis individu (Er) menempatkan Ni dalam kategori sedang (Er = 60,15), sedangkan logam lainnya berkategori rendah. Nilai PERI komposit pada zona TPA dan permukiman berkisar antara 190,27 hingga 224,80. Disimpulkan bahwa kawasan studi berada dalam kategori risiko ekologis sedang (150 < PERI < 300), sehingga diperlukan pemilahan sampah B3 di tingkat sumber serta pengelolaan lindi secara terstruktur.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Ir. Yenni Ruslinda M.T ; Ir. Taufiq Ihsan, S.T., M.T, Ph. D |
| Uncontrolled Keywords: | Logam Berat, Metode PERI, Sampah B3, Tanah, TPA Air Dingin. |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Lingkungan |
| Depositing User: | S1 Teknik Lingkungan |
| Date Deposited: | 29 Aug 2026 08:25 |
| Last Modified: | 29 Aug 2026 08:25 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/535477 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric