PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN PIDANA MATI PADA TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA (Studi Kasus: Putusan Nomor 62/Pid.B/2025/PN Pmn)

Danuarta, Adib Resya (2026) PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN PIDANA MATI PADA TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA (Studi Kasus: Putusan Nomor 62/Pid.B/2025/PN Pmn). S1 thesis, universitas andalas.

[img] Text (01. cover & abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (86kB)
[img] Text (02. BAB l)
02. BAB 1.pdf - Published Version

Download (195kB)
[img] Text (03. BAB lV)
03. BAB IV.pdf - Published Version

Download (64kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (161kB)
[img] Text (05. skripsi fulltext)
05. skripsi fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (829kB) | Request a copy

Abstract

Pembunuhan berencana merupakan salah satu tindak pidana paling serius dalam sistem hukum pidana Indonesia yang diancam dengan pidana mati sebagaimana diatur dalam Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Penjatuhan pidana mati oleh hakim da-lam perkara pembunuhan berencana menimbulkan persoalan hukum yang kompleks, teru-tama apabila dikaitkan dengan komitmen Indonesia sebagai negara hukum yang menjun-jung tinggi hak asasi manusia serta semangat pembaruan pemidanaan yang humanis se-bagaimana terkandung dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Un-dang-Undang Hukum Pidana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar pertim-bangan hakim dalam menjatuhkan putusan pidana mati pada tindak pidana pembunuhan berencana serta menganalisis implikasi putusan tersebut terhadap tujuan pemidanaan. Ru-musan masalah penelitian ini meliputi: (1) bagaimanakah dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan pidana mati pada tindak pidana pembunuhan berencana dalam Pu-tusan Nomor 62/Pid.B/2025/PN Pmn; dan (2) bagaimanakah implikasi putusan pidana mati tersebut terhadap tujuan pemidanaan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus yang didukung oleh studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana mati didasarkan pada terpenuhinya seluruh unsur Pasal 340 KUHP secara sah dan meyakinkan, tidak ditemukannya alasan penghapus pidana, status terdakwa sebagai residivis dengan tiga catatan pidana sebelumnya, tidak adanya satupun keadaan yang meringankan, serta cara perbuatan yang sangat sadis dan tidak berperike-manusiaan. Adapun implikasi putusan pidana mati terhadap tujuan pemidanaan bersifat multidimensional, di mana tujuan pencegahan dan perlindungan masyarakat terpenuhi secara kuat, sementara tujuan pembinaan dan pemasyarakatan sebagaimana dikehendaki Pasal 51 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tidak dapat terpenuhi karena pidana mati menutup setiap kemungkinan rehabilitasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pertim-bangan hakim dalam putusan ini dapat dipertanggungjawabkan secara yuridis berdasarkan hukum positif yang berlaku, namun memiliki ketegangan normatif dengan arah pembaruan hukum pidana Indonesia yang semakin humanis, khususnya terkait mekanisme masa percobaan pidana mati sebagaimana diatur dalam Pasal 100 KUHP Nasional.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Nilma suryani,S.H.,M.H ; Riki afrizal, S.H.,M.H
Uncontrolled Keywords: Pertimbangan Hakim; Pidana Mati; Pembunuhan Berencana; Tujuan Pemidanaan.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Hukum
Depositing User: S1 Hukum Hukum
Date Deposited: 29 Aug 2026 08:02
Last Modified: 29 Aug 2026 08:02
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/535377

Actions (login required)

View Item View Item