Abdurrahim, Abdurrahim (2026) Pengaruh Pemilihan Jenis Kendaraan Terhadap Risiko Kesehatan Pajanan Particulate Matter 2,5 Micron (PM2,5) pada Mahasiswa Universitas Andalas 2026. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf Download (326kB) |
|
|
Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB 1 Pendahuluan.pdf - Published Version Download (184kB) |
|
|
Text (BAB 6 Kesimpulan dan Saran)
BAB 6 Kesimpulan dan Saran.pdf - Published Version Download (168kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (284kB) |
|
|
Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis kendaraan terhadap konsentrasi, intake, dan risiko kesehatan pajanan PM2,5 pada mahasiswa Universitas Andalas tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan metode Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan. Penelitian dilaksanakan pada April sampai Juli 2026 di area Universitas Andalas. Pengukuran PM2,5 dilakukan menggunakan Particle Dust Meter DAZ-400 pada pagi dan sore hari di sepanjang rute Simpang Pasar Baru hingga Gedung I Universitas Andalas. Data penelitian terdiri atas 95 hasil pengukuran PM2,5 serta data sekunder karakteristik antropometri mahasiswa. Data dianalisis secara univariat dan melalui tahapan identifikasi bahaya, analisis dosis-respons, analisis pajanan, serta karakterisasi risiko menggunakan nilai Risk Quotient. Rata-rata konsentrasi PM2,5 sebesar 9,67 µg/m³. Konsentrasi rata-rata tertinggi ditemukan pada Bus Trans Padang sebesar 13,42 µg/m³, diikuti angkutan kota 9,82 µg/m³, mobil 7,59 µg/m³, dan kendaraan roda dua 6,86 µg/m³. Konsentrasi maksimum sebesar 32 µg/m³ ditemukan pada angkutan kota. Seluruh nilai Risk Quotient pajanan realtime berada di bawah satu. Pada pajanan lifetime, nilai maksimum Risk Quotient pengguna angkutan kota sebesar 1,27 dan tergolong tidak aman. Jenis kendaraan memengaruhi konsentrasi, intake, dan risiko pajanan PM2,5. Bus Trans Padang memiliki pajanan rata-rata tertinggi, sedangkan angkutan kota memiliki konsentrasi maksimum dan risiko lifetime tertinggi. Pengendalian perlu dilakukan melalui pemantauan kualitas udara, uji emisi, perawatan kendaraan, perbaikan ventilasi, dan penggunaan masker partikulat.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Luthfil Hadi Anshari, SKM, M.Sc; Randy Novirsa, SKM, M.KM, Ph.D |
| Uncontrolled Keywords: | PM2,5; Jenis Kendaraan; Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan; Intake; risk Quotion |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | S1 Kesehatan Masyarakat |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 02:35 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 06:55 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/535339 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]