Aksi Kolektif Greenpeace dalam Mengadvokasi Keadilan Iklim pada Pilkada DKI Jakarta 2024: Analisis Social Identity Model of Collective Action (SIMCA)

Farhan, Muhammad (2026) Aksi Kolektif Greenpeace dalam Mengadvokasi Keadilan Iklim pada Pilkada DKI Jakarta 2024: Analisis Social Identity Model of Collective Action (SIMCA). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
Cover & Abstrak.pdf

Download (289kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I-18-28.pdf - Published Version

Download (317kB)
[img] Text (BAB 5 Penutup)
BAB 5 Penutup.pdf

Download (290kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf

Download (428kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full Text.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Perubahan iklim merupakan isu multidimensional yang berkaitan dengan aspek ekologis, sosial, dan politik. Penelitian ini melihat DKI Jakarta sebagai kota yang menunjukkan adanya kerentanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim, , ketimpangan distribusi risiko lingkungan, serta kebutuhan terhadap kebijakan yang responsif terhadap tantangan iklim. Kondisi ini menjadi ruang bagi Greenpeace Indonesia sebagai organisasi masyarakat sipil untuk menyuarakan isu keadilan iklim melalui advokasi dan pembentukan aksi kolektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aksi kolektif Greenpeace Indonesia dalam mengadvokasi keadilan iklim pada Pilkada DKI Jakarta 2024 berdasarkan perspektif Social Identity Model of Collective Action (SIMCA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi terhadap publikasi organisasi, materi kampanye, serta sumber relevan lainnya. Analisis penelitian menggunakan tiga aspek utama SIMCA, yaitu perceived injustice, social identity, dan collective efficacy untuk memahami proses pembentukan aksi kolektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksi kolektif Greenpeace Indonesia terbentuk melalui konstruksi makna bersama yang melibatkan pembingkaian ketidakadilan iklim, pembentukan identitas kolektif, dan penguatan keyakinan terhadap efektivitas tindakan bersama. Greenpeace Indonesia membangun persepsi ketidakadilan melalui narasi mengenai dampak krisis iklim terhadap kelompok rentan dan persoalan lingkungan. Proses tersebut berkontribusi terhadap pembentukan identitas kolektif melalui keterhubungan antara organisasi, komunitas terdampak, dan masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap isu iklim. Selain itu, collective efficacy diwujudkan melalui berbagai bentuk keterlibatan publik dalam aksi institusional, contentious collective action, dan digitally mediated collective action.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Yayuk Lestari, Sos., M.A ; Rinaldi, S.Sos., M.I.Kom
Uncontrolled Keywords: Aksi Kolektif; Greenpeace Indonesia; Keadilan Iklim; Social Identity Model of Collective Action (SIMCA); Gerakan Sosial Lingkungan; Pilkada DKI Jakarta 2024
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Ilmu Komunikasi
Depositing User: S1 Ilmu Komunikasi
Date Deposited: 31 Aug 2026 07:52
Last Modified: 31 Aug 2026 07:52
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/535321

Actions (login required)

View Item View Item