Kajian Beberapa Unsur Hara Mikro (Fe, Mn, Cu, Zn) Pada Lahan Sawah Terasering Tadah Hujan di Nagari Sungai Gayo Lumpo Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan

Ramadhan, Riski Fadhlan (2026) Kajian Beberapa Unsur Hara Mikro (Fe, Mn, Cu, Zn) Pada Lahan Sawah Terasering Tadah Hujan di Nagari Sungai Gayo Lumpo Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Caver & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (233kB)
[img] Text (Bab 1)
02. Bab 1.pdf - Published Version

Download (242kB)
[img] Text (Bab V)
03. Bab V.pdf - Published Version

Download (202kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (208kB)
[img] Text (Skripsi Fulltexs)
05. Skripsi Fulltexs..pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Lahan sawah tadah hujan berterasering memiliki kendala utama berupa perubahan pasokan air dan risiko ketimpangan unsur hara akibat pengaruh topografi serta pengelolaan drainase yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status ketersediaan beberapa unsur hara mikro esensial (Fe, Mn, Cu, Zn) pada lahan sawah tadah hujan berterasering di Nagari Sungai Gayo Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan. Metode yang digunakan adalah survei lapangan dengan pendekatan Purposive Random Sampling berdasarkan posisi teras (atas, tengah, bawah) dan dua kedalaman tanah (0–20 cm dan 20–40 cm) dengan total 18 sampel tanah terganggu, ditambah pengamatan 3 minipit profil tanah. Hasil penelitian menunjukkan ketersediaan Fe (27,48–47,48 ppm) dan Mn (9,53–16,58 ppm) berada pada kriteria tinggi di semua tingkatan teras akibat kondisi reduksi saat penggenangan. Status Zn tergolong sedang hingga tinggi (3,00–12,20 ppm), sedangkan Cu berada pada kriteria rendah hingga sedang (4,84–8,58 ppm). Secara spasial, posisi teras bawah memiliki akumulasi hara mikro tertinggi serta pH terendah (5,27) akibat proses pencucian (runoff) dan drainase yang terhambat. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa topografi terasering dan sistem drainase secara signifikan memengaruhi sebaran serta akumulasi hara mikro, di mana area teras bawah berpotensi mengalami cekaman toksisitas Fe dan Mn. Disarankan untuk melakukan manajemen lahan melalui pengembalian sisa panen (jerami) guna meningkatkan C-organik tanah serta melakukan perbaikan sistem drainase, khususnya pada bagian teras bawah, untuk mengendalikan kelarutan besi dan mangan.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. Ir. Azwar Rasyidin, M.Agr Prof. Dr. rer.nat. Ir. Syafrimen Yasin, MS. MSc.
Uncontrolled Keywords: Hara Mikro, Sawah Tadah Hujan, Sungai Gayo Lumpo, Terasering
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Ilmu Tanah
Depositing User: S1 Ilmu Tanah
Date Deposited: 29 Aug 2026 08:22
Last Modified: 29 Aug 2026 08:22
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/535239

Actions (login required)

View Item View Item