Praktik Tata Kelola Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Harau Saiyo Kabupaten Lima Puluh Kota

Haiqal, Renaldi (2026) Praktik Tata Kelola Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Harau Saiyo Kabupaten Lima Puluh Kota. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover Dan Abstrak)
01.Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (334kB)
[img] Text (02. BAB I)
02.BAB I.pdf - Published Version

Download (451kB)
[img] Text (03. BAB VI)
03.BAB VI.pdf - Published Version

Download (312kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04.Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (292kB)
[img] Text (05. Skripsi Fullset)
05. Skripsi Fullset.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Harau Saiyo menjadi instrumen strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal Kecamatan Harau melalui pengelolaan aset dan jasa pelayanan. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisi praktik tata kelola BUMNag Harau Saiyo berdasarkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang meliputi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, kemandirian, dan kewajaran. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap informan kunci, termasuk direktur BUMNag Harau Saiyo, manajer usaha, anggota badan musyawarah (bamus) nagari, camat Harau, dan masyarakat pengguna jasa, serta didukung oleh observasi dan laporan kinerja tahunan. Analisis data dilakukan secara etik dan emik guna memperoleh pemahaman komprehensif mengenai dinamika tata kelola di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, praktik tata kelola BUMNag Harau Saiyo telah berjalan sesuai dengan lima prinsip GCG. Implementasi transparansi dan akuntabilitas di melalui forum musyawarah antar nagari (MAN) dan sistem pelaporan rutin kepada instansi pengawas. Secara prinsip responsibilitas BUMNag melakukan mekanisme tanggung jawab dengan adanya manajer disetiap unit usaha serta adanya tim verifikasi. Implementasi prinsip kemandirian dan kewajaran dilakukan dengan adanya kerjasama dengan pihak nagari, tanpa pihak ketiga yang ikut serta mengatur tata kelola badan usahanya, hanya sebagai pedoman dan acuan dalam menjalankan sebuah organisasi serta adanya pembagian pendapatan yang masuk ke kas nagari tergantung pendapatan tahunannya. Namun, efektivitas operasional masih menghadapi kendala signifikan berupa keterbatasan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan rendahnya orientasi kewirausahaan pengelola, yang berdampak pada rendahnya capaian target sisa hasil usaha (SHU) pada unit usaha baru, selain itu akses informasi bagi masyarakat masih terbatas karena mekanisme yang bersifat representatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kapasitas manajerial dan profesionalisme pengelola menjadi prasyarat utama bagi keberlanjutan BUMNag dalam nagari

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Mhd Fajri,S.IP,MA Dr.Tamrin Kiram,M.SI
Uncontrolled Keywords: Tata kelola badan usaha, Badan Usaha Milik Nagari Good Corporate Geovernance
Subjects: J Political Science > JA Political science (General)
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Depositing User: S1 Ilmu Politik
Date Deposited: 29 Aug 2026 08:52
Last Modified: 29 Aug 2026 08:52
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/535169

Actions (login required)

View Item View Item