Ibrahim, Alyssa Abigael (2026) Faktor Idiosinkratik Donald Trump dalam Kebijakan Penarikan Diri Amerika Serikat dari World Health Organization. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
1. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (715kB) |
|
|
Text (BAB I)
2. BAB I.pdf - Published Version Download (867kB) |
|
|
Text (BAB V)
3. BAB V.pdf - Published Version Download (571kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
4. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (538kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
5. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Kebijakan penarikan diri Amerika Serikat dari World Health Organization (WHO) pada periode kepresidenan kedua Donald Trump ditempuh melalui kewenangan eksekutif tunggal, menyimpang dari pola keterlibatan Amerika Serikat dalam organisasi internasional sejak 1948. Penyimpangan ini penting diteliti karena keputusan tersebut sulit dijelaskan hanya melalui pendekatan institusional atau sistemik, sehingga penjelasannya perlu ditarik pada tingkat analisis individu pembuat keputusan. Penelitian ini bertujuan menjelaskan pengaruh faktor idiosinkratik Donald Trump terhadap proses pengambilan keputusan kebijakan penarikan diri Amerika Serikat dari WHO. Penelitian menggunakan konsep personality-in-politics yang dikembangkan David G. Winter, yang menguraikan kepribadian seorang pemimpin ke dalam empat elemen, yaitu konteks sosial, sifat, kognisi, dan motif. Data primer berupa dokumen resmi, pidato, dan pernyataan media sosial Trump, serta data sekunder berupa kajian akademik dan pemberitaan, dianalisis melalui pengkodean terbuka dan aksial untuk mengidentifikasi pola yang berulang sepanjang periode 2020–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang bisnis dan keluarga Trump membentuk kecenderungan kontrol personal dan pola pikir transaksional, yang termanifestasi dalam sifat kecurigaan dan dominasi sebagai elemen paling menonjol. Sifat tersebut membentuk kognisi yang memandang WHO sebagai ancaman kedaulatan, serta didorong oleh motif pencapaian dan kekuasaan yang tinggi disertai motif afiliasi yang rendah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor idiosinkratik Trump menjadi faktor penting, meski bukan satu-satunya, yang membentuk arah interpretasi dan pilihan kebijakan penarikan diri Amerika Serikat dari WHO. Kata kunci: Faktor Idiosinkratik, Donald Trump, World Health Organization, kebijakan luar negeri, Personality in Politics
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Anita Afriani Sinulingga, S.IP., M.Si ; Rifki Dermawan, S.Hum., M.Sc |
| Uncontrolled Keywords: | Faktor Idiosinkratik, Donald Trump, World Health Organization, kebijakan luar negeri, Personality in Politics |
| Subjects: | J Political Science > JZ International relations |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Hubungan Internasional |
| Depositing User: | S1 Hubungan Internasional |
| Date Deposited: | 29 Aug 2026 10:31 |
| Last Modified: | 29 Aug 2026 10:31 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/535164 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric