Pengaruh Pemberian Krim Apigenin (Apium Graveolens L.) Terhadap Derajat Keparahan Klinis (Dermatitis Severity Score), Kadar Interleukin-4 Dan Interleukin-13 Pada Model Dermatitis Atopik Mencit Balb/C

Agung, Bima Putera (2026) Pengaruh Pemberian Krim Apigenin (Apium Graveolens L.) Terhadap Derajat Keparahan Klinis (Dermatitis Severity Score), Kadar Interleukin-4 Dan Interleukin-13 Pada Model Dermatitis Atopik Mencit Balb/C. Spesialis thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (COVER DAN ABSTRAK)
COVER DAN ABSTAK.pdf - Published Version

Download (421kB)
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
BAB I PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (246kB)
[img] Text (BAB AKHIR KESIMPULAN DAN SARA)
BAB AKHIR KESIMPULAN DAN SARAN.pdf - Published Version

Download (216kB)
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (194kB)
[img] Text (FULL TEKS TESIS)
FULL TEKS TESIS.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

PENGARUH PEMBERIAN KRIM APIGENIN (APIUM GRAVEOLENS L.) TERHADAP DERAJAT KEPARAHAN KLINIS (DERMATITIS SEVERITY SCORE), KADAR INTERLEUKIN-4 DAN INTERLEUKIN-13 PADA MODEL DERMATITIS ATOPIK MENCIT BALB/C Agung Bima Putera Program Studi Dermatologi, Venereologi, dan Estetika Program Spesialis Fakultas Kedokteran Universitas Andalas/ RSUP Dr. M. Djamil Padang Email: 2250308204_agung@student.unand.ac.id Abstrak Latar Belakang: Terapi topikal dermatitis atopik masih memiliki keterbatasan sehingga diperlukan terapi alternatif yang lebih efektif dan aman. Apigenin merupakan flavonoid alami dengan aktivitas antiinflamasi yang berpotensi dikembangkan sebagai terapi topikal dermatitis atopik. Tujuan: Mengetahui pengaruh krim apigenin 0,1% dan 1% terhadap kadar interleukin-4 (IL-4), interleukin-13 (IL-13), dan perubahan Dermatitis Severity Score (ΔDSS) pada model dermatitis atopik mencit BALB/c. Metode: Penelitian eksperimental dengan rancangan posttest only control group dilakukan pada 28 ekor mencit BALB/c yang diinduksi 2,4-dinitrochlorobenzene (DNCB). Mencit dibagi secara acak ke dalam kelompok basis krim, mometason furoat 0,1%, apigenin 0,1%, dan apigenin 1%. Perlakuan topikal diberikan selama 10 hari. Kadar IL-4 dan IL-13 diukur menggunakan enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA), sedangkan derajat keparahan klinis dinilai berdasarkan ΔDSS. Data dianalisis menggunakan uji one-way ANOVA atau Kruskal-Wallis, dilanjutkan uji post hoc. Hasil: Terdapat perbedaan bermakna kadar IL-4, IL-13, dan ΔDSS antarkelompok (masing-masing p<0,001; p<0,001; dan p=0,015). Kelompok apigenin 1% menunjukkan kadar IL-4 (231,57±7,04 vs 297,43±8,58 pg/mL) dan IL-13 (61,40±1,81 vs 77,96±3,69 pg/mL) lebih rendah dibandingkan basis krim. ΔDSS pada kelompok apigenin 1% tidak berbeda bermakna dibandingkan mometason 0,1% (p=0,606). Kadar IL-13 juga tidak berbeda bermakna dibandingkan mometason 0,1% (p=0,162). Kesimpulan: Krim apigenin menurunkan kadar IL-4 dan IL-13 serta memperbaiki derajat keparahan klinis berdasarkan ΔDSS pada mencit BALB/c. Formulasi apigenin 1% menunjukkan efektivitas sebanding dengan mometason terhadap kadar IL-13 dan ΔDSS sehingga berpotensi menj

Item Type: Thesis (Spesialis)
Supervisors: dr. Rina Gustia, Sp.DVE, Subsp.DA, FINSDV, FAADV ; Dr. dr. Gardenia Akhyar, Sp.DVE, Subsp.DAI, FINSDV, FAADV ; Prof. Dr. Apt. Febriyenti, S.Si, M.Si
Uncontrolled Keywords: apigenin, dermatitis atopik, interleukin-4, interleukin-13, model hewan
Subjects: R Medicine > RL Dermatology
Divisions: Fakultas Kedokteran > Sp-1 Dermatologi Venereologi dan Estetika
Depositing User: Sp-1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 28 Aug 2026 08:51
Last Modified: 28 Aug 2026 08:51
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/535006

Actions (login required)

View Item View Item