Pratiwi, Sonia (2026) FUNGSI INTERNATIONAL ORGANIZATION FOR MIGRATION (IOM) DALAM PERLINDUNGAN PERDAGANGAN ORANG DI THAILAND TAHUN 2023-2025. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (491kB) |
|
|
Text (Bab I)
BAB I.pdf - Published Version Download (702kB) |
|
|
Text (Bab V)
BAB V.pdf - Published Version Download (581kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (574kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
Skripsi Fulltext - Sonia.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Perdagangan orang merupakan kejahatan transnasional yang masih menjadi persoalan serius di Thailand. Posisi Thailand sebagai negara asal, transit, dan tujuan, tingginya mobilitas migran, serta berkembangnya modus eksploitasi seperti forced criminality melalui online scam compounds meningkatkan kompleksitas perlindungan korban. Pada periode 2023–2025, perlindungan korban menghadapi tantangan berupa kesulitan identifikasi, keterbatasan kapasitas aparat, dan koordinasi antarlembaga serta lintas negara. Kondisi tersebut menunjukkan kebutuhan akan dukungan aktor internasional yang memiliki kapasitas teknis dan jaringan kerja sama lintas negara. Dalam konteks ini, keterlibatan International Organization for Migration (IOM) relevan karena mandatnya dalam mendorong migrasi yang aman, tertib, dan manusiawi serta melindungi migran rentan. Penelitian ini menganalisis fungsi IOM dalam memperkuat perlindungan korban perdagangan orang di Thailand tahun 2023–2025, khususnya melalui National Referral Mechanism (NRM), identifikasi dan rujukan korban, peningkatan kapasitas, koordinasi, bantuan, pemulangan, dan reintegrasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan dengan sumber dari IOM, UNODC, U.S. Department of State, Pemerintah Thailand, dan literatur ilmiah. Analisis menggunakan konsep fungsi organisasi internasional Karns, Mingst, dan Stiles. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IOM menjalankan fungsi informasional, forum, normatif, dan operasional, dengan fungsi operasional sebagai yang paling dominan melalui dukungan terhadap NRM, identifikasi dan rujukan korban, peningkatan kapasitas, bantuan, pemulangan, dan reintegrasi. Dengan demikian, IOM berfungsi sebagai aktor pendukung yang membantu memperkuat kapasitas dan koordinasi perlindungan korban di Thailand.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Anita Afriani Sinulingga, S.IP., M.Si; Rifki Dermawan, S.Hum., M.Sc |
| Uncontrolled Keywords: | International Organization for Migration (IOM); Perdagangan Orang; Thailand; Perlindungan Korban; Organisasi Internasional; |
| Subjects: | J Political Science > JZ International relations |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Hubungan Internasional |
| Depositing User: | S1 Hubungan Internasional |
| Date Deposited: | 29 Aug 2026 10:48 |
| Last Modified: | 29 Aug 2026 10:48 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534995 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric