The Representation of Women by @itsjaygomez of Quotes in TikTok: A Critical Discourse Analysis

Nouvensi, Rezky Fariz (2026) The Representation of Women by @itsjaygomez of Quotes in TikTok: A Critical Discourse Analysis. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
(01. Cover & Abstrak).pdf - Published Version

Download (371kB)
[img] Text (Bab I)
(02. Bab I).pdf - Published Version

Download (173kB)
[img] Text (Bab IV)
(03. Bab IV).pdf - Published Version

Download (249kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
(04. Daftar Pustaka).pdf - Published Version

Download (360kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
(05. Skripsi Fulltext).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Studi ini meneliti representasi perempuan dalam konten TikTok yang diunggah oleh akun @itsjaygomez, dengan fokus khusus pada penggunaan kutipan sebagai elemen wacana utama. Dengan mengacu pada Teori Representasi Stuart Hall, Analisis Wacana Kritis (CDA) Norman Fairclough, dan perspektif wacana feminis Sara Mills, studi ini menyelidiki bagaimana bahasa membangun makna ideologis, relasi kekuasaan berbasis gender, dan posisi subjek dalam wacana digital. Menggunakan desain penelitian kualitatif dan pengambilan sampel bertujuan, dua puluh lima unggahan TikTok yang berisi kutipan terkait perempuan dan relasi gender dipilih sebagai data utama. Analisis ini menggabungkan model CDA tiga dimensi Fairclough, yang terdiri dari analisis tekstual, praktik wacana, dan praktik sosial, dengan konsep posisi subjek-objek Sara Mills untuk meneliti bagaimana perempuan diposisikan dalam wacana. Temuan menunjukkan bahwa perempuan sebagian besar direpresentasikan melalui narasi yang membatasi dan menghakimi yang menekankan loyalitas, kepatuhan, moralitas, eksklusivitas, dan otoritas laki-laki. Analisis ini lebih lanjut menunjukkan bahwa perempuan secara konsisten dikonstruksikan sebagai objek evaluasi, sementara suara laki-laki menduduki posisi subjek dominan yang mendefinisikan standar moral dan perilaku perempuan yang dapat diterima. Peredaran kutipan pendek yang berulang berkontribusi pada normalisasi ideologi patriarki dengan menyajikan ketidaksetaraan gender sebagai hal yang wajar dalam komunikasi digital sehari-hari. Akibatnya, TikTok berfungsi tidak hanya sebagai platform yang mencerminkan sikap sosial yang ada tetapi juga sebagai ruang diskursif aktif yang mereproduksi dan melegitimasi ideologi gender dominan. Studi ini berkontribusi pada Analisis Wacana Kritis dengan menunjukkan bagaimana integrasi perspektif sosial Fairclough dan pendekatan wacana feminis Sara Mills memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang representasi gender dalam teks digital bentuk pendek.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Ayendi,S.S., M.Pd., M.Hum
Uncontrolled Keywords: Representation of Women; TikTok; Quotes; Critical Discourse Analysis; Women Gender Ideology
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions: Fakultas Ilmu Budaya > S1 Sastra Inggris
Depositing User: S1 Sastra Inggris
Date Deposited: 28 Aug 2026 04:59
Last Modified: 28 Aug 2026 04:59
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534851

Actions (login required)

View Item View Item