Julian, Medika (2026) Kolaborasi Pengembangan Pariwisata Budaya di Kabupaten Sijunjung. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (COVER)
01 cover abstrak.pdf - Published Version Download (259kB) |
|
|
Text (BAB I)
02 Bab I.pdf - Published Version Download (334kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
04 Daftar Pustakaa.pdf - Published Version Download (139kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version Download (500kB) |
|
|
Text (SKRIPSI FULL TEXT)
05 Skripsi FULLTEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis kolaborasi dalam pengembangan pariwisata budaya di Kabupaten Sijunjung yang melibatkan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga sebagai leading sector, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pemerintah nagari, sanggar seni, pelaku UMKM, Bank Nagari, serta berbagai pihak lainnya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh besarnya potensi pariwisata budaya yang dimiliki Kabupaten Sijunjung, khususnya melalui penyelenggaraan Festival Lansek Manih sebagai agenda budaya tahunan. Pengembangan pariwisata budaya tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi memerlukan kerja sama antar berbagai aktor agar pelestarian budaya dan peningkatan kunjungan wisatawan dapat berjalan secara optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi sumber, sedangkan pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan teori Collaborative Governance yang dikemukakan oleh Chris Ansell dan Alison Gash. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi jika ditinjau melalui kerangka teori Ansell dan Gash belum berjalan secara optimal dan efektif. Walaupun kemitraan ini telah berhasil membangun sinergi lintas aktor meliputi Disparpora, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dagperinkop UKM, Bank Nagari, Sanggar Seni, serta memberikan kontribusi positif terhadap penguatan ekonomi lokal dan kesadaran budaya masyarakat, dinamika kolaborasi yang berlangsung masih menemui sejumlah kendala mendasar. Kelemahan tersebut utamanya bersumber dari belum teraturnya intensitas komunikasi, terbatasnya ruang diskusi berkelanjutan, serta rendahnya kemandirian dalam aspek penganggaran.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Ria Ariany, SS, M.Si ; Rozidateno Putri Hanida, S.IP., M.PA |
| Uncontrolled Keywords: | Kolaborasi; Pariwisata Budaya; Lansek Manih |
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) J Political Science > JA Political science (General) J Political Science > JS Local government Municipal government |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Administrasi Publik |
| Depositing User: | S1 Administrasi Publik |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 04:24 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 04:24 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534673 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]