Pratiwi, Fathma Annisa (2026) Negosiasi Makna Pendidikan Dalam Masyarakat Batin Sembilan: Studi Kasus Sekolah Besamo di Hutan Harapan, Provinsi Jambi. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (364kB) |
|
|
Text (02. Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version Download (533kB) |
|
|
Text (03. Bab IV)
03. Bab IV.pdf - Published Version Download (187kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (247kB) |
|
|
Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
INTI SARI Fathma Annisa Pratiwi, 2210821002. Departemen Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Andalas, 2026. Skripsi berjudul “Negosiasi Makna Pendidikan Dalam Masyarakat Batin Sembilan: Studi Kasus Sekolah Besamo di Hutan Harapan, Provinsi Jambi. Dibimbing oleh Dr. Noviy Hasanah, M.Hum dan Drs. Afrida, M.Hum. Pendidikan formal pada masyarakat Batin Sembilan tidak hanya dipahami sebagai sarana memperoleh pengetahuan melalui sekolah, tetapi juga berkaitan dengan sistem pembelajaran lokal yang telah diwariskan melalui proses enkulturasi dalam keluarga dan komunitas. Kehadiran Sekolah Besamo di Hutan Harapan mempertemukan pendidikan formal dengan sistem pengetahuan lokal yang membentuk cara masyarakat memaknai proses belajar dan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pendidikan formal dimaknai oleh masyarakat Batin Sembilan melalui Sekolah Besamo serta bagaimana proses enkulturasi dalam keluarga dan masyarakat berinteraksi dengan pendidikan formal dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan kunci terdiri dari tokoh masyarakat, orang tua siswa Sekolah Besamo, dan guru Sekolah Besamo yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan. Sementara itu, informan biasanya meliputi kepala sekolah, siswa Sekolah Besamo, dan pihak PT Restorasi Ekosistem Indonesia (PT REKI) yang terkait dengan pelaksanaan pendidikan di Sekolah Besamo. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan formal pada masyarakat Batin Sembilan tidak menggantikan sistem pembelajaran lokal, tetapi ditempatkan dan dijalankan bersamaan dengan proses enkulturasi dalam keluarga dan komunitas, Anak-anak menjalani pendidikan formal melalui Sekolah Besamo sekaligus memperoleh pengetahuan melalui kehidupan sehari-hari, seperti berburu, meramu, berkebun, mengenal hutan, serta mempelajari nilai-nilai dan aturan adat. Pendidikan formal semakin dipandang penting karena memberikan kemampuan membaca, menulis, berhitung, dan ijazah yang dianggap diperlukan dalam menghadapi perubahan kehidupan dan kebutuhan di luar komunitas. Pada saat yang sama, partisipasi anak dalam pendidikan formal dipengaruhi oleh perubahan mata pencaharian, mobilitas keluarga, kondisi ekonomi keluarga, serta dinamika hubungan masyarakat dengan PT REKI dalam penyelenggaraan pendidikan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa hubungan antara pendidikan formal dan enkulturasi berlangsung melalui proses negosiasi. Negosiasi terlihat dari penyesuaian yang dilakukan oleh orang tua, guru, dan anak dalam mengatur keberlangsungan sekolah dengan kebutuhan ekonomi keluarga, aktivitas kehidupan sehari-hari, dan pewarisan pengetahuan lokal. Dengan demikian, pendidikan formal pada masyarakat Batin Sembilan dianggap sebagai pengetahuan yang semakin diperlukan untuk menghadapi perubahan kehidupan, tetapi tidak ditempatkan sebagai pengganti pengetahuan lokal, keduanya terus disesuaikan berdasarkan kebutuhan dan konteks kehidupan masyarakat. Kata kunci: Pendidikan Formal, Enkulturasi, Negosiasi, Batin Sembilan, Sekolah Besamo
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Noviy Hasanah, M.Hum; Drs. Afrida, M.Hum |
| Uncontrolled Keywords: | Pendidikan Formal; Enkulturasi; Negosiasi; Batin Sembilan; Sekolah Besamo |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Antropologi Sosial |
| Depositing User: | S1 Antropologi Sosial |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 05:02 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 05:02 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534633 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric