Wiratra, Ihsan (2026) Pemetaan Stabilitas Lereng pada Kawasan Kampus III UIN Imam Bonjol Padang Berdasarkan Nilai Faktor Keamanan. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (235kB) |
|
|
Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (341kB) |
|
|
Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (169kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (205kB) |
|
|
Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (12MB) | Request a copy |
Abstract
Keberadaan lereng pada kawasan pendidikan perlu mendapat perhatian karena ketidakstabilan lereng dapat mengganggu aktivitas, merusak infrastruktur, dan membahayakan pengguna kawasan. Kampus III UIN Imam Bonjol Padang berada pada kawasan bertopografi berlereng dan telah mengalami kejadian longsor, sehingga diperlukan evaluasi terhadap kondisi kestabilan lereng pada kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi geometri lereng dan karakteristik tanah pada 20 titik tinjauan, menganalisis nilai faktor keamanan menggunakan metode Bishop Sederhana melalui perhitungan manual dan pemodelan GeoStudio SLOPE/W, serta memetakan sebaran tingkat kestabilan lereng menggunakan QGIS. Geometri penampang diperoleh dari Digital Elevation Model (DEM) hasil pemetaan drone, sedangkan parameter tanah berupa berat isi, kohesi, dan sudut geser dalam diperoleh dari hasil pengujian laboratorium pada masing-masing titik. Analisis dilakukan pada kondisi kering dan kondisi jenuh dengan asumsi bidang gelincir berbentuk lingkaran. Kondisi jenuh dimodelkan dengan mengasumsikan massa tanah jenuh hingga permukaan lereng dan memperhitungkan pengaruh tekanan air pori sebagai skenario analisis karena muka air tanah aktual tidak diukur pada saat pengambilan data. Hasil pemodelan GeoStudio SLOPE/W menunjukkan bahwa pada kondisi kering nilai faktor keamanan berkisar antara 0,89–12,06, dengan 17 titik termasuk kategori stabil, satu titik kritis, dan dua titik labil. Pada kondisi jenuh, nilai faktor keamanan berkisar antara 0,31–10,55, dengan tujuh titik stabil, tiga titik kritis, dan sepuluh titik labil. Nilai faktor keamanan terendah pada kedua kondisi terdapat pada IB6, sedangkan nilai tertinggi terdapat pada IB9. Perbandingan hasil Bishop manual dan GeoStudio SLOPE/W pada kondisi kering menunjukkan kesamaan kategori kestabilan pada 18 dari 20 titik, dengan perbedaan kategori pada IB4 dan IB13. Pada kondisi jenuh, kesamaan kategori kestabilan diperoleh pada 17 dari 20 titik, dengan perbedaan kategori pada IB2, IB14, dan IB20. Nilai faktor keamanan hasil SLOPE/W selanjutnya dipetakan menggunakan metode Inverse Distance Weighting (IDW) pada QGIS untuk memperkirakan pola sebaran kestabilan di antara titik tinjauan. Perbandingan hasil SLOPE/W antara kondisi kering dan kondisi jenuh menunjukkan bahwa 11 dari 20 titik mengalami penurunan kategori kestabilan setelah kondisi jenuh diterapkan, sedangkan sembilan titik tetap berada pada kategori yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh kondisi air dalam pemodelan dapat menurunkan faktor keamanan dan memperluas bagian kawasan dengan kategori kritis dan labil. Peta hasil IDW merupakan estimasi spasial berdasarkan 20 titik tinjauan sehingga interpretasinya tetap perlu mempertimbangkan kondisi lapangan dan keterbatasan sebaran titik pengamatan.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Ir. Andriani, S.T., M.T.; Maulana Arif, S.T., M.Eng. |
| Uncontrolled Keywords: | Pemetaan; Stabilitas Lereng; Faktor Keamanan; Bishop Sederhana; GeoStudio SLOPE/W |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Sipil |
| Depositing User: | S1 Teknik Sipil |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 07:17 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 07:17 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534621 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric