Penentuan Jenis Kelamin Berang-Berang Cakar Kecil (Aonyx cinereus Illiger, 1815) dan Rasio Kelimpahannya Berdasarkan Analisis DNA Feses di Lubuk Alung, Sumatera Barat

Sanes, Intania Azzahra Putri (2026) Penentuan Jenis Kelamin Berang-Berang Cakar Kecil (Aonyx cinereus Illiger, 1815) dan Rasio Kelimpahannya Berdasarkan Analisis DNA Feses di Lubuk Alung, Sumatera Barat. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
1. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (949kB)
[img] Text (BAB I)
2. BAB I.pdf - Published Version

Download (295kB)
[img] Text
3. BAB IV.pdf - Published Version

Download (850kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
4. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (293kB)
[img] Text (TESIS FULL TEXT)
5. TESIS FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Berang-berang cakar kecil Asia (Aonyx cinereus) merupakan karnivora semiakuatik yang saat ini mengalami penurunan populasi. Struktur demografis berperan penting dalam menjaga stabilitas populasi jangka panjang, salah satunya mengenai rasio jenis kelamin melalui penentuan jenis kelamin. Penentuan jenis kelamin berbasis sampel non-invasive sangat penting untuk mendukung strategi konservasi yang efektif. Penelitian ini bertujuan menentukan jenis kelamin A. cinereus dan rasio kelimpahannya pada populasi Lubuk Alung, Sumatera Barat, melalui analisis DNA feses menggunakan primer ZFX/ZFY dan SRY. Sampel feses dikumpulkan dari beberapa lokasi laterine, kemudian ekstraksi DNA, dilanjutkan pengukuran konsentrasi, serta amplifikasi PCR menggunakan dua set primer ZFX/ZFY dan SRY. Produk amplifikasi divisualisasikan menggunakan elektroforesis gel dan kapiler. Primer terkonfirmasi dengan pengujian pada sampel kontrol jantan dan betina yang menghasilkan pola dan ukuran fragmen yang berbeda antar jenis kelamin, Sampel jantan menunjukan pola 2 pita dan sampel betina menunjukan pola 1 pita. Seluruh sampel DNA feses berhasil diamplifikasi, didapatkan 46 sampel terkonfirmasi betina dan 4 sampel terkonfirmasi jantan. Rasio kelimpahan betina : jantan dari seluruh total sampel yaitu 11.5 : 1. Hasil penelitian mengonfirmasi bahwa DNA feses dapat digunakan untuk penentuan jenis kelamin dan penghitungan rasio menggunakan primer ZFX/ZFY dan SRY. Analisis menunjukkan dominasi individu betina dibanding jantan, dan memungkinkan estimasi rasio jenis kelamin secara non-invasive di habitat alami.

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Prof. Dr. Dewi Imelda Roesma, M.Si ; Prof. Dr. Djong Hon Tjong, MS
Uncontrolled Keywords: Aonyx cinereus; Elektroforesis Kapiler; DNA Feses; Penentuan Jenis Kelamin; Rasio Jenis Kelamin; ZFX/ZFY dan SRY
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Q Science > QH Natural history
Q Science > QH Natural history > QH301 Biology
Q Science > QH Natural history > QH426 Genetics
Q Science > QL Zoology
S Agriculture > SF Animal culture
Z Bibliography. Library Science. Information Resources > Z665 Library Science. Information Science
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S2 Biologi
Depositing User: S2 Biologi Biologi
Date Deposited: 28 Aug 2026 02:52
Last Modified: 28 Aug 2026 02:52
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534595

Actions (login required)

View Item View Item