Army, Naila Musyrifah (2026) Faktor Risiko Konsumsi Camilan Kemasan, Kualitas Tidur, dan Perilaku Sendentari terhadap Kejadian Kelebihan Gizi (Overnutrition) pada Remaja di SMAN 10 Kota Padang 2026. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (439kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (249kB) |
|
|
Text (BAB VI)
03. BAB VI.pdf - Published Version Download (207kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (234kB) |
|
|
Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) | Request a copy |
Abstract
Kejadian kelebihan gizi (overnutrition) pada remaja merupakan salah satu masalah gizi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor perilaku dan gaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko konsumsi camilan kemasan, kualitas tidur, dan perilaku sedentari terhadap kejadian kelebihan gizi (overnutrition) pada remaja di SMAN 10 Kota Padang Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain case control dengan jumlah sampel sebanyak 80 responden (40 kelompok kasus dan 40 kelompok kontrol). Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan matching berdasarkan usia dan jenis kelamin. Data dikumpulkan melalui pengukuran antropometri, wawancara menggunakan SQ-FFQ dan FFQ, serta pengisian kuesioner PSQI dan ASAQ. Analisis data menggunakan uji McNemar (p<0,05 ; CI = 95%). Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas tidur (p=0,000; OR=6,66; 95% CI=1,98–22,43) berhubungan dengan kejadian kelebihan gizi (overnutrition). Frekuensi konsumsi camilan kemasan (p=0,0481; OR=1,57; 95% CI=0,60–4,05), asupan konsumsi camilan kemasan (p=0,057; OR=3,6; 95% CI=1,02–13,14), dan perilaku sedentari (p=0,815; OR=1,25; 95% CI=0,49–3,16) tidak berhubungan dengan kejadian kelebihan gizi (overnutrition), namun menunjukkan kecenderungan meningkatkan peluang overnutrition. Kualitas tidur merupakan faktor risiko kejadian kelebihan gizi (overnutrition) pada remaja. Frekuensi camilan kemasan, asupan camilan kemasan dan perilaku sedentari menunjukkan kecenderungan meningkatkan peluang kejadian kelebihan gizi (overnutrition). Remaja diharapkan dapat membatasi konsumsi camilan kemasan, menerapkan pola tidur yang baik, serta mengurangi perilaku sedentari sebagai upaya pencegahan kejadian kelebihan gizi (overnutrition).
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Resmiati, S.K.M., M.K.M ; Fhadilla Amelia, S.Gz,M.Med.Sc |
| Uncontrolled Keywords: | Camilan kemasan, kualitas tidur, overnutrition, perilaku sedentari, remaja. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Gizi |
| Depositing User: | S1 Gizi Gizi |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 03:13 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 03:13 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534592 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric