Hidayah, Miftah (2026) Analisis Usaha Pembibitan Cabai Kuhay Pada Usaha Agri Kuhay Mandiri di Kabupaten Padang Pariaman. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (113kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. Bab I.pdf - Published Version Download (90kB) |
|
|
Text (BAB V)
03. Bab V.pdf - Published Version Download (93kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (164kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Usaha pembibitan cabai memiliki peran penting dalam mendukung ketersediaan bibit bermutu untuk pengembangan komoditas hortikultura. Keberlanjutan usaha pembibitan memerlukan pengelolaan yang baik serta analisis terhadap aspek operasional, pemasaran, keuangan. Penelitian ini pertujuan untuk mendeskripsikan usaha pembibitan cabai pada Usaha Agri Kuhay Mandiri di Kabupaten Padang Pariaman berdasarkan aspek operasional, pemasaran, dan keuangan, serta menganalisis keuntungan dan titik impas usaha. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui studi kasus. Data diperoleh dari wawancara langsung dengan pemilik usaha dan tenaga kerja, observasi, serta dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif, analisis laba rugi dengan pendekatan variable costing, analisis titik impas (break even point), dan analisis Revenue Cost Ratio (R/C). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Usaha Agri Kuhay Mandiri telah memiliki kegiatan operasional dan pemasaran yang berjalan dengan baik, namun pencatatan keuangan belum dilakukan secara terstruktur. Selama periode penelitian 30 April-29 Mei 2026, usaha memperoleh keuntungan sebesar Rp 14.821.348 dengan nilai R/C sebesar 1,33. Hasil analisis titik impas menunjukkan bahwa titik impas kuantitas sebesar 236.889 bibit dan titik impas penjualan sebesar Rp 23.482.265. Nilai penjualan aktual sebesar Rp 59.432.800 dan jumlah bibit yang terjual sebanyak 185.929 bibit telah melebihi titik impas, sehingga usaha berada pada kondisi menguntungkan dan layak untuk dijalankan. Oleh karena itu, usaha disarankan untuk meningkatkan sistem pencatatan keuangan lebih rinci dan erstruktur, mempertahankan strategi pemasaran yang telah diterapkan, serta menambah tenaga kerja pada kegiatan penyemaian untuk memenuhi peningkatan permintaan bibit.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Ir. Dwi Evaliza, M.Si; Hasnah, S.P., DipAgEc., M.Ec., Ph.D |
| Uncontrolled Keywords: | Analisis usaha; cabai kuhay; keuntungan; titik impas |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Agribisnis |
| Depositing User: | S1 Agribisnis Agribisnis |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 02:35 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 02:35 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534587 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric