Hubungan Stadium Penyakit Ginjal Kronis dengan Kadar Hemoglobin pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis: Studi Literatur Naratif

Mirova, Muhammad Azra (2026) Hubungan Stadium Penyakit Ginjal Kronis dengan Kadar Hemoglobin pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis: Studi Literatur Naratif. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (200kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (205kB)
[img] Text (BAB VI)
03. BAB VI.pdf - Published Version

Download (171kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (141kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
05. Skripsi Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (669kB) | Request a copy

Abstract

Penyakit ginjal kronis merupakan masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat. Anemia merupakan salah satu komplikasi penyakit yang paling sering terjadi pada penyakit ginjal kronis yang terjadi akibat penurunan produksi eritropoietin, gangguan metabolisme zat besi, inflamasi kronis, dan akumulasi toksin uremik. Penurunan kadar hemoglobin diketahui berhubungan dengan peningkatan keparahan stadium penyakit ginjal kronis dan berkontribusi terhadap peningkatan morbiditas serta mortalitas pasien. Studi literatur naratif ini mendalami berbagai literatur yang membahas hubungan kadar hemoglobin dengan stadium penyakit ginjal kronis pada pasien penyakit ginjal kronis. Pencarian dilakukan melalui basis data PubMed dan Google Scholar menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit ginjal kronis, hemoglobin, dan estimated glomerular filtration rate. Literatur yang diinklusi merupakan artikel penelitian orisinal berbahasa Inggris yang dipublikasikan pada tahun 2016–2026. Dengan menyesuaikan kriteria inklusi dan eksklusi, didapatkan sebanyak 12 artikel untuk ditelaah. Seluruh literatur menunjukkan adanya hubungan antara kadar hemoglobin dan stadium penyakit ginjal kronis. Kadar hemoglobin cenderung menurun seiring penurunan estimated glomerular filtration rate dan peningkatan stadium penyakit ginjal kronis. Prevalensi anemia meningkat secara progresif pada stadium lanjut, terutama stadium G4 dan G5. Hubungan tersebut dipengaruhi oleh penurunan produksi eritropoietin, peningkatan kadar hepcidin, inflamasi kronis, pemendekan usia eritrosit, dan akumulasi toksin uremik. Terdapat hubungan terbalik antara kadar hemoglobin dan stadium penyakit ginjal kronis.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. dr. Efrida, M.Kes, Sp.PK, Subsp.I.K.(K) ; Dr. dr. Selfi Renita Rusjdi, M.Biomed
Uncontrolled Keywords: penyakit ginjal kronis ; hemoglobin ; anemia ; estimated glomerular filtration rate ; stadium penyakit ginjal kronis
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Depositing User: S1 Kedokteran Kedokteran
Date Deposited: 28 Aug 2026 02:24
Last Modified: 28 Aug 2026 02:24
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534479

Actions (login required)

View Item View Item