Zulfriandi, Zulfriandi (2026) Optimisasi Lokasi Access Point dan Alokasi Pengguna pada Jaringan WLAN Indoor (Studi Kasus: PT XYZ Unit Sumbar Jambi). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (517kB) |
|
|
Text (03. BAB VI)
03. BAB VI.pdf - Published Version Download (21kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (255kB) |
|
|
Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Transformasi digital mendorong kebutuhan terhadap konektivitas internet yang andal untuk mendukung aktivitas operasional perusahaan. PT Telkom Indonesia Unit Sumbar Jambi menggunakan Wireless Local Area Network (WLAN) sebagai infrastruktur akses internet, namun pengguna masih merasakan kualitas koneksi yang kurang optimal. Hasil pengamatan menunjukkan terdapat distribusi pengguna dan access point yang tidak proporsional serta adanya potensi interferensi co-channel. Penelitian ini bertujuan melakukan optimisasi konfigurasi WLAN melalui penempatan access point, alokasi pengguna, alokasi access point ke router, dan pemilihan paket layanan Internet Service Provider (ISP). Penelitian menggunakan pendekatan Mixed Integer Linear Programming (MILP) dalam dua tahap. Tahap pertama mengembangkan model Optimal WLAN Deployment (OWLD) berbasis Goal Programming untuk menentukan lokasi access point, alokasi pengguna, dan kanal komunikasi. Tahap kedua menentukan alokasi access point ke router serta pemilihan paket ISP berdasarkan kebutuhan bandwidth hasil alokasi Tahap I. Hasil optimisasi Tahap I menunjukkan peningkatan pemenuhan batas teknis jaringan dari 9 pengguna (5,92%) menjadi 152 pengguna (100%). Konfigurasi menggunakan 7 access point dibandingkan 14 pada kondisi eksisting dan tidak menunjukkan pelanggaran kapasitas AP, kualitas sinyal, interferensi uplink, downlink, maupun co-channel. Tahap II menghasilkan 2 router dengan kapasitas ISP 430 Mbps sesuai kebutuhan bandwidth Tahap I. Biaya layanan ISP turun dari Rp31.831.470,00 menjadi Rp12.059.928,00 per bulan (62,12%). Model menghasilkan konfigurasi WLAN yang memenuhi batas teknis layanan dan menyediakan kapasitas sesuai kebutuhan bandwidth.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Reinny Patrisina, S.T., M.T., Ph.D ; Rahmad Inca Liperda, S.T., M.Eng |
| Uncontrolled Keywords: | WLAN; Optimal WLAN Deployment; Goal Programming; Mixed Integer Linear Programming; Optimisasi Jaringan |
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Industri |
| Depositing User: | S1 Teknik Industri |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 08:55 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 08:55 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534442 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric