Analisis Hubungan Budaya Organisasi, Motivasi Kerja Dan Lingkungan Kerja Dengan Kepuasan Kerja Tenaga Kesehatan Di Rsud Pasaman Barat

Fitri, Harmawati (2026) Analisis Hubungan Budaya Organisasi, Motivasi Kerja Dan Lingkungan Kerja Dengan Kepuasan Kerja Tenaga Kesehatan Di Rsud Pasaman Barat. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (53kB) | Request a copy
[img] Text (bab 1)
02. Bab I.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (86kB) | Request a copy
[img] Text (bab penutup)
03. BAB VII (Penutup).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (41kB) | Request a copy
[img] Text (daftar pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (76kB) | Request a copy
[img] Text (thesis full)
05. Thesis_fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Kepuasan kerja tenaga kesehatan merupakan aspek penting yang memengaruhi mutu layanan, retensi SDM, keselamatan pasien, serta stabilitas operasional rumah sakit. Berbagai studi menunjukkan bahwa tingkat kepuasan kerja tenaga kesehatan di Indonesia masih relatif rendah. Kepuasan kerja tenaga kesehatan mempengaruhi mutu layanan, retensi, dan kinerja rumah sakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan budaya organisasi, motivasi kerja, dan lingkungan kerja dengan kepuasan kerja tenaga kesehatan di RSUD Pasaman Barat serta mengidentifikasi faktor paling dominan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain potong lintang pada 185 responden yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen meliputi Job Satisfaction Survey (JSS), Denison Organizational Culture Survey (DOCS), Work Motivation Scale (WMS), dan Work Environment Scale–Short Form (WES-SF). Hasil menunjukkan lebih dari separuh responden memiliki kepuasan kerja rendah (53,5%), budaya organisasi lemah (50,3%), motivasi kerja rendah (51,9%), dan lingkungan kerja kurang baik (50,8%). Terdapat hubungan bermakna antara budaya organisasi (p=0,010), motivasi kerja (p=0,003), dan lingkungan kerja (p=0,016) dengan kepuasan kerja. Analisis multivariat menunjukkan motivasi kerja sebagai faktor paling dominan (OR=2,371), yang berarti tenaga kesehatan dengan motivasi tinggi berpeluang 2,3 kali lebih puas dibandingkan yang bermotivasi rendah. Disarankan manajemen rumah sakit memperkuat sistem penghargaan berbasis kinerja, meningkatkan intensitas dan efektivitas sosialisasi misi organisasi serta pelibatan staf, dan memperbaiki kualitas lingkungan kerja (fasilitas, sumber daya, serta partisipasi dalam pengambilan keputusan) melalui program pengembangan SDM berkelanjutan.

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Dr. dr. Susmiati, M.Biomed
Uncontrolled Keywords: budaya organisasi, kepuasan kerja, lingkungan kerja, motivasi kerja
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Pascasarjana (S2)
Depositing User: S2 Keperawatan Keperawatan
Date Deposited: 28 Aug 2026 08:13
Last Modified: 28 Aug 2026 08:13
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534375

Actions (login required)

View Item View Item