Zikri, Ahmad (2026) Keanekaragaman Makrofauna Tanah Pada Beberapa Tingkatan Umur Tanaman Sawit di Lahan Bekas Tambang Emas. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01 Cover dan Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (163kB) |
|
|
Text (02. Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version Download (104kB) |
|
|
Text (Bab V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (54kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (155kB) |
|
|
Text (05. Skripsi full text)
05. Skripsi full text.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Makrofauna tanah merupakan salah satu komponen penting dalam ekosistem tanah yang berperan dalam proses dekomposisi bahan organik dan menjaga keseimbangan ekosistem. Alih fungsi lahan bekas tambang emas menjadi perkebunan kelapa sawit dapat menyebabkan perubahan kondisi tanah dan habitat makrofauna, sehingga umur tanaman kelapa sawit diduga berpengaruh terhadap keanekaragaman makrofauna tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman makrofauna tanah pada beberapa umur tanaman kelapa sawit di lahan bekas tambang emas serta hubungan sifat kimia tanah dengan keanekaragaman makrofauna tanah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juli 2026 di Nagari Tebing Tinggi, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya. Penelitian menggunakan metode survei dengan empat kondisi lahan, yaitu lahan bekas tambang dan lahan kelapa sawit umur 3, 5, dan 10 tahun. Pengambilan makrofauna dilakukan dengan metode hand sorting dan pitfall trap. Data dianalisis menggunakan indeks Shannon-Wiener (H’), indeks kekayaan jenis Margalef (DMg), indeks kemerataan (E), dan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 316 individu makrofauna yang terdiri atas tiga filum, yaitu Arthropoda, Annelida, dan Mollusca. Famili Formicidae merupakan kelompok yang paling banyak ditemukan, yaitu 127 individu. Pada lahan bekas tambang tidak ditemukan makrofauna tanah. Nilai keanekaragaman, kekayaan jenis, dan kemerataan meningkat pada lahan kelapa sawit seiring bertambahnya umur tanaman. Nilai tertinggi ditemukan pada tanaman umur 10 tahun dengan H’ sebesar 1,83, DMg sebesar 1,63, dan E sebesar 0,88. pH tanah memiliki hubungan positif sangat kuat dengan H’ sebesar 0,96 dan nyata pada taraf 5%, sedangkan C-organik memiliki hubungan positif sebesar 0,95. N-total dan rasio C/N juga memiliki hubungan positif, tetapi tidak nyata.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Zahlul Ikshan, S.P., M.P ; Dewi Rezki, S.P., M.P |
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: bahan organik; kekayaan jenis; kualitas tanah; komunitas fauna; kemerataan |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Agroekoteknologi |
| Depositing User: | S1 Agroekoteknologi Agroekoteknologi |
| Date Deposited: | 29 Aug 2026 10:00 |
| Last Modified: | 29 Aug 2026 10:00 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534363 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric