Yulistriani, Yulistriani (2026) MODEL INTEGRASI AGROEKOWISATA SLOW FOOD BERBASIS DADIAH STUDI KASUS DI NAGARI AIA DINGIN KEC. LEMBAH GUMANTI KABUPATEN SOLOK. S3 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover)
Cover-1-2.pdf - Published Version Download (733kB) |
|
|
Text (BAB I Pendahuluan)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (665kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (677kB) |
|
|
Text (BAB V Kesimpulan dan Saran)
03. BAB V Kesimpulan dan Saran.pdf - Published Version Download (626kB) |
|
|
Text (Disertasi Fulltext)
05. Disertasi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Pembangunan pariwisata berkelanjutan memerlukan pendekatan yang mampu mengintegrasikan aspek ekologis, sosial, budaya, dan tata kelola secara menyeluruh. Nagari Aia Dingin, Kabupaten Solok, memiliki potensi agroekowisata Slow Food berbasis dadiah, pangan tradisional fermentasi susu kerbau yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada tahun 2021 dan Kekayaan intelektual komunal pada tahun 2025. Namun, pengembangannya masih menghadapi berbagai tantangan berupa belum terintegrasinya objek wisata, lemahnya kolaborasi antarpemangku kepentingan, serta belum tersedianya model pengembangan yang mampu menghubungkan seluruh komponen sistem. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi eksisting agroekowisata Slow Food berbasis dadiah, mengidentifikasi keintegrasian antarobjek dan antarpemangku kepentingan, serta merumuskan model integrasi agroekowisata berkelanjutan berbasis Social-Ecological System (SES). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di Nagari Aia Dingin. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dokumentasi, dan Focus Group Discussion, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik berdasarkan kerangka SES Ostrom yang meliputi Resource System, Resource Units, Actors, Governance System, Interactions, dan Outcomes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi antarobjek agroekowisata relatif kuat karena didukung oleh keterkaitan ekologis antara peternakan kerbau, pertanian, budaya, dan produk dadiah. Sebaliknya, integrasi antarpemangku kepentingan masih bersifat parsial akibat lemahnya koordinasi, kolaborasi, dan kelembagaan. Penelitian ini menghasilkan model integrasi agroekowisata Slow Food berbasis dadiah yang menghubungkan subsistem ekologis dan subsistem sosial melalui tiga pengungkit utama, yaitu inovasi, kelembagaan, dan kepemimpinan, untuk mendorong keberlanjutan lingkungan, pelestarian budaya, penguatan kelembagaan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Model ini memperluas penerapan kerangka SES dalam pengembangan agroekowisata berbasis komunitas dan warisan pangan lokal.
| Item Type: | Thesis (S3) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Ir. Rudi Febriamansyah, M.Sc., Ph.D; Sari Lenggogeni, S.E., M.M., Pg. Dipl. Ph.D; Yuerlita, S.Si, M.Si., Ph.D |
| Uncontrolled Keywords: | agroekowisata; dadiah; pariwisata berbasis Komunitas; Slow Food; Social- Ecological System. |
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GE Environmental Sciences G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure |
| Divisions: | Pascasarjana (S3) > S3 Studi Pembangunan |
| Depositing User: | S3 Studi Pembangunan |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 10:14 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 10:14 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534270 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]