PENGAWASAN PEREDARAN PERDAGANGAN PAKAIAN BEKAS IMPORT MELALUI E-COMMERCE DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERDAGANGAN DAN PERLINDUNGAN KONSUMEN

Farah Shafa, Aqilah (2026) PENGAWASAN PEREDARAN PERDAGANGAN PAKAIAN BEKAS IMPORT MELALUI E-COMMERCE DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF HUKUM PERDAGANGAN DAN PERLINDUNGAN KONSUMEN. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (70kB)
[img] Text (Bab I Pendahuluan)
Bab I.pdf - Published Version

Download (191kB)
[img] Text (Bab IV Penutup)
Bab IV.pdf - Published Version

Download (50kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (185kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
Skripsi Full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini membahas pengawasan peredaran perdagangan pakaian bekas impor melalui e commerce di Indonesia dalam perspektif hukum perdagangan dan perlindungan konsumen. Maraknya penjualan pakaian bekas impor secara digital menimbulkan persoalan hukum karena barang tersebut termasuk barang yang dilarang untuk diimpor, namun masih banyak dipasarkan melalui platform e-commerce. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan sifat deskriptif analitis, melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, literatur-literatur hukum. Berdasarkan kondisi tersebut, pengawasan terhadap peredaran pakaian bekas impor melalui e-commerce menjadi penting untuk dikaji karena menyangkut kepentingan konsumen, kepatuhan pelaku usaha, serta efektivitas pelaksanaan ketentuan hukum yang berlaku. Pengawasan ini dilakukan tidak hanya bertujuan untuk menekan peredaran barang yang dilarang, tetapi juga untuk memastikan bahwa kegiatan perdagangan melalui sistem elektronik tetap memberikan kepastian hukum, keamanan dan perlindungan bagi konsumen. Maka diperlukan keterlibatan berbagai pihak, baik pemerintah, pelaku usaha, maupun platform e-commerce, agar pengawasan dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, praktik perdagangan pakaian bekas impor melalui e-commerce menjadi semakin berkembang seiring meningkatnya penggunaan platform digital dalam kegiatan perdagangan. Kemudahan akses internet, luasnya jangkauan pasar, serta rendahnya biaya operasional membuat e-commerce menjadi sarana yang efektif bagi pelaku usaha untuk memasarkan berbagai jenis barang kepada konsumen. Dalam praktiknya, pakaian bekas impor banyak diperdagangkan melalui platform digital dengan berbagai istilah yang menarik minat konsumen, sehingga keberadaannya tetap ditemukan meskipun terdapat larangan impor terhadap barang tersebut. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan terhadap peredaran pakaian bekas impor dalam perdagangan digital serta perlindungan hukum yang diberikan kepada konsumen. Selain berkaitan dengan aspek perdagangan, peredaran pakaian bekas impor melalui e-commerce juga berkaitan dengan hak-hak konsumen untuk memperoleh informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai barang yang diperdagangkan. Konsumen sering kali hanya mengandalkan informasi yang diberikan oleh penjual melalui foto dan deskripsi produk tanpa dapat memeriksa secara langsung kondisi barang yang dibeli. Oleh karena itu diperlukan pengawasan yang efektif serta kejelasan tanggung jawab para pihak yang terlibat dalam perdagangan melalui sistem elektronik guna menjamin kepastian hukum dan perlindungan konsumen. Kata Kunci: Pakaian bekas impor, E-commerce, Perlindungan konsumen, Hukum perdagangan, Pengawasan

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Misnar Syam, S.H., M.H. Upita Anggunsuri, S.H., M.H.
Uncontrolled Keywords: Pakaian bekas impor, E-commerce, Perlindungan konsumen, Hukum perdagangan, Pengawasan
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > S1 Hukum
Depositing User: S1 Hukum Hukum
Date Deposited: 29 Aug 2026 06:39
Last Modified: 29 Aug 2026 06:39
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/534093

Actions (login required)

View Item View Item