Zulhan, Maysan (2026) Peran Pendamping Dalam Partisipasi Masyarakat Terhadap Program CSR Konservasi Kebun Kopi Dari PT Tirta Investama Nagari Batang Barus, Solok. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (272kB) |
|
|
Text (Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version Download (479kB) |
|
|
Text (Bab IV)
03. Bab IV.pdf - Published Version Download (317kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (287kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Program (CSR) Konservasi Kebun Kopi PT Tirta Investama di Nagari Batang Barus merupakan program yang mengintegrasikan upaya konservasi lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan usaha kopi. Dalam pelaksanaannya, Human Initiative berperan sebagai lembaga pendamping yang terlibat dalam proses perencanaan hingga evaluasi, peningkatan kapasitas, serta pengembangan akses pasar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan partisipasi masyarakat dalam program setelah adanya pendampingan Human Initiative, tetapi masih ditemukan ketergantungan masyarakat terhadap pendamping dalam beberapa fungsi kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses, strategi, dan kelemahan pendampingan Human Initiative serta menganalisis tingkat partisipasi masyarakat dan faktor-faktor yang memengaruhi ketergantungan atau kemandirian masyarakat terhadap pendamping. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Informan penelitian dipilih secara purposive yang terdiri dari pendamping Human Initiative, anggota dan pengurus kelompok, pihak PT Tirta Investama, serta pihak terkait di tingkat nagari. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan, observasi kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Analisis tingkat partisipasi menggunakan Teori Tangga Partisipasi (Ladder of Citizen Participation) dari Arnstein. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Human Initiative menjalankan proses pendampingan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dengan strategi pendampingan intensif, peningkatan kapasitas, penguatan kelembagaan, serta pengurangan intervensi secara bertahap. Proses tersebut berperan dalam menjaga keberlangsungan kegiatan kelompok dan meningkatkan kapasitas masyarakat, tetapi sejumlah fungsi yang seharusnya dijalankan kelompok masih dilakukan atau difasilitasi secara intensif oleh pendamping. Tingkat partisipasi masyarakat bervariasi antar tahapan program. Ketergantungan masyarakat ditemukan dalam bentuk operasional, informasi, jaringan, dan pengambilan keputusan yang saling berkaitan. Meskipun kapasitas teknis, kelembagaan, dan akses pasar masyarakat mengalami peningkatan, proses pengalihan fungsi dan kewenangan kepada kelompok belum sepenuhnya selesai. Dengan demikian, peningkatan kapasitas dan keterlibatan masyarakat melalui pendampingan belum secara otomatis menghasilkan kemandirian dan redistribusi kekuasaan kepada masyarakat.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Alfan Miko, M.Si. ; Dr. Azwar, M.Si. |
| Uncontrolled Keywords: | Pendampingan; Partisipasi Masyarakat; CSR; Pemberdayaan Masyarakat |
| Subjects: | H Social Sciences > HM Sociology |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Sosiologi |
| Depositing User: | S1 Sosiologi FISIP |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 03:30 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 03:30 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/533816 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric