Pengujian Sistem Turbin Air sebagai Penggerak Alternator dengan Variasi Head dan Beban Listrik

Ramadhan, Muhammad Fadli (2026) Pengujian Sistem Turbin Air sebagai Penggerak Alternator dengan Variasi Head dan Beban Listrik. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (225kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (248kB)
[img] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (220kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (249kB)
[img] Text (Skripsi Full Text)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian tugas akhir ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi head dan beban listrik terhadap kinerja sistem pembangkit listrik tenaga air menggunakan turbin air sebagai penggerak alternator. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Konversi Energi, Departemen Teknik Mesin, Universitas Andalas, sebagai salah satu alternatif pemanfaatan komponen berbiaya rendah untuk aplikasi pembangkit listrik tenaga air skala laboratorium. Sistem pengujian terdiri atas turbin air hasil modifikasi, alternator 24 V, baterai DC sebagai eksitasi awal, inverter DC 24 V menjadi AC 220 V, serta lampu pijar sebagai beban listrik. Pengujian dilakukan menggunakan empat variasi head, yaitu 6 m, 8 m, 10 m, dan 12 m, dengan variasi beban listrik 100 W hingga 600 W. Parameter kinerja yang dianalisis meliputi putaran turbin, tegangan keluaran AC inverter, daya keluaran alternator, daya keluaran inverter, dan efisiensi sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan beban listrik menyebabkan penurunan putaran turbin dan tegangan keluaran AC inverter pada seluruh variasi head, sedangkan peningkatan head meningkatkan kemampuan sistem dalam mempertahankan keluaran listrik. Efisiensi sistem tertinggi yang diperoleh pada masing-masing head adalah 12,06% pada head 6 m dengan beban 100 W, 22,04% pada head 8 m dengan beban 200 W, 22,75% pada head 10 m dengan beban 300 W, dan 23,51% pada head 12 m dengan beban 400 W. Dari seluruh kondisi pengujian, head 12 m menghasilkan kinerja sistem terbaik dengan efisiensi tertinggi serta mampu mempertahankan operasi yang lebih stabil pada beban listrik yang lebih besar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variasi head dan beban listrik memengaruhi kinerja sistem pembangkit listrik tenaga air menggunakan turbin air. Peningkatan head cenderung meningkatkan kemampuan sistem dalam mempertahankan putaran dan tegangan keluaran, sedangkan peningkatan beban listrik menyebabkan penurunan putaran dan tegangan keluaran sistem. Hasil penelitian ini dapat menjadi referensi dalam pengembangan dan pengujian sistem pembangkit listrik tenaga air skala laboratorium.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof.Dr.-Ing Uyung Gatot S. Dinata, MT; Dr. Yul Hizar, M. Eng
Uncontrolled Keywords: turbin air; head; beban listrik; alternator; inverter; efisiensi sistem
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
T Technology > TK Electrical engineering. Electronics Nuclear engineering
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Mesin
Depositing User: S1 Teknik Mesin
Date Deposited: 27 Aug 2026 01:09
Last Modified: 27 Aug 2026 01:09
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/533562

Actions (login required)

View Item View Item