Potensi Lempung Bukit Ace sebagai Katalis Heterogen pada Pembuatan Metil Ester dari Minyak Jelantah

Multa, Shalwa Raudah (2026) Potensi Lempung Bukit Ace sebagai Katalis Heterogen pada Pembuatan Metil Ester dari Minyak Jelantah. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (744kB)
[img] Text (Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version

Download (270kB)
[img] Text (Bab V)
03. Bab V.pdf - Published Version

Download (236kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (237kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fultext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Ketergantungan terhadap energi fosil mendorong pengembangan sumber energi alternatif yang dapat diperbarui, salah satunya biodiesel berupa metil ester yang diperoleh melalui reaksi transesterifikasi minyak atau lemak. Produksi metil ester secara konvensional umumnya masih menggunakan katalis homogen yang memiliki beberapa kelemahan sehingga penggunaan katalis heterogen berbasis lempung menjadi salah satu alternatif yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh aktivasi menggunakan asam sulfat (H₂SO₄) terhadap karakteristik fisikokimia lempung Bukit Ace serta aktivitas katalitiknya pada pembuatan metil ester dari minyak jelantah. Lempung Bukit Ace diaktivasi menggunakan larutan H₂SO₄ dengan variasi konsentrasi 5%, 10%, dan 15%, kemudian dikarakterisasi menggunakan X-Ray Diffraction (XRD) dan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR). Produk hasil transesterifikasi dianalisis menggunakan Gas Chromatography–Mass Spectrometry (GC-MS), sedangkan aktivitas katalitik dievaluasi berdasarkan kandungan fatty acid methyl ester (FAME), rendemen metil ester, dan densitas produk. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa aktivasi asam tidak mengubah fase mineral utama lempung yang terdiri atas kaolinit, halloysit, kuarsa, hematit, dan alumina, tetapi memengaruhi karakteristik fisikokimianya yang ditunjukkan oleh perubahan intensitas puncak difraksi dan spektrum FTIR. Hasil analisis GC-MS menunjukkan bahwa katalis A-Clay 10% menghasilkan kandungan FAME sebesar 53,64% dengan rendemen metil ester tertinggi sebesar 40,37%, sedangkan A-Clay 15% menghasilkan kandungan FAME dan rendemen terendah, masing-masing sebesar 0,66% dan 0,46%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aktivasi menggunakan H₂SO₄ memengaruhi karakteristik fisikokimia lempung Bukit Ace serta aktivitas katalitiknya pada reaksi transesterifikasi minyak jelantah, dengan konsentrasi H₂SO₄ 10% memberikan aktivitas katalitik terbaik dibandingkan variasi konsentrasi yang digunakan pada penelitian.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Syukri, S.Si, M.Si ; Dr. Imelda, S.Si, M.Si
Uncontrolled Keywords: Lempung; Aktivasi Asam; Katalis Heterogen; Metil Ester; Transesterifikasi
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Kimia
Depositing User: S1 Kimia Kimia
Date Deposited: 26 Aug 2026 07:46
Last Modified: 26 Aug 2026 07:46
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/533278

Actions (login required)

View Item View Item