Azzahra, Fazila (2026) Uji Toksisitas Akut Fraksi Etil Asetat Daun Averrhoa bilimbi L. terhadap Rasio Ginjal dan Jantung serta Histologi Ginjal Tikus Putih Betina Galur Wistar. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (416kB) |
|
|
Text (02. Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version Download (230kB) |
|
|
Text (03. Bab IV)
03.Bab IV.pdf - Published Version Download (557kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (261kB) |
|
|
Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Daun Averrhoa bilimbi L. mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, dan saponin dengan berbagai aktivitas farmakologis salah satunya sebagai antihipertensi. Penelitian bertujuan mengetahui kisaran nilai LD₅₀, status keamanan, pengaruh fraksi etil asetat daun Averrhoa bilimbi L. terhadap volume urin, volume minum, rasio organ ginjal dan jantung, serta histologi ginjal sebagai dasar pengembangan obat herbal terstandar. Sebanyak 25 ekor tikus putih betina dibagi menjadi lima kelompok: kontrol (Na CMC 0,5%) dan kelompok perlakuan fraksi etil asetat daun Averrhoa bilimbi L. dosis 5, 50, 300, dan 2000 mg/kgBB diberikan secara oral satu kali pada hari ke-1. Gejala toksik (lemas, diare, tremor, berjalan mundur) dan kematian diamati selama 14 hari. Volume urin dan minum diamati pada hari ke-1, 3, 5, 7, 9, 11, dan 13, pada hari ke-15 hewan uji dikorbankan untuk diambil organ ginjal dan jantung. Pemberian dosis hingga 2000 mg/kgBB tidak menimbulkan gejala toksik maupun kematian, sehingga nilai LD₅₀ >2000 mg/kgBB (toksik ringan). Rata-rata volume urin dan minum berturut-turut adalah 5,591 ±0,5768 mL dan 9,108 ± 0,810 mL serta tidak berbeda bermakna antar kelompok (Kruskal–Wallis, p>0,05). Rata-rata rasio ginjal, rasio jantung, dan skor histologi ginjal berturut-turut adalah 0,0074 ±0,0006; 0,0030 ±0,0001; dan 0,320 ± 0,172. Analisis one-way ANOVA dan post hoc Tukey menunjukkan rasio organ jantung berbeda bermakna (p<0,05), yaitu kelompok 50 mg/kgBB berbeda nyata dibandingkan kontrol dan dosis 2000 mg/kgBB, sedangkan rasio ginjal dan skor histologi ginjal tidak berbeda bermakna (p>0,05). Sehingga disimpulkan fraksi etil asetat daun Averrhoa bilimbi L. memiliki nilai LD₅₀ >2000 mg/kgBB (toksik ringan) tanpa menyebabkan kerusakan histologi ginjal.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | apt. Fitri Rachmaini, S.Farm, M.Si ; Prof.apt. Armenia, MS.Ph.D |
| Uncontrolled Keywords: | Daun Averrhoa bilimbi L.; toksisitas akut; rasio organ; histologi ginjal |
| Subjects: | R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Fakultas Farmasi > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S1 Farmasi Farmasi |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 08:22 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 08:22 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/533240 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric