Pengaruh Beberapa Dosis Pupuk Bokashi Kotoran Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi Pagoda (Brassica narinosa L.)

Jannah, Miftahul (2026) Pengaruh Beberapa Dosis Pupuk Bokashi Kotoran Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi Pagoda (Brassica narinosa L.). S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (303kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (182kB)
[img] Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (135kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (223kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Sawi pagoda (Brassica narinosa L.) merupakan tanaman sayuran kaya gizi dengan harga jual relatif tinggi, namun produksinya di Indonesia masih rendah akibat terbatasnya budidaya dan ketersediaan komoditas ini di pasar. Salah satu kendalanya adalah rendahnya ketersediaan hara pada tanah Ultisol yang berstruktur padat, beraerasi buruk, dan miskin unsur hara makro, sehingga menghambat pertumbuhan dan hasil tanaman serta memerlukan perbaikan kesuburan tanah melalui pemberian pupuk organik bokashi kotoran ayam. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis bokashi kotoran ayam yang efektif terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pagoda. Penelitian dilaksanakan di Rumah Kawat dan Laboratorium Fisiologi Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas, Padang, pada Februari hingga April 2026, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 taraf dosis (0, 7,5, 15, 22,5, dan 30 ton/ha) yang diulang 4 kali. Data dianalisis dengan uji F dan uji lanjut DNMRT pada taraf nyata 5%. Hasil menunjukkan bahwa pemberian beberapa dosis pupuk bokashi kotoran ayam mampu meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, diameter tajuk, bobot segar tanaman, dan bobot segar tajuk, tetapi belum mampu meningkatkan lebar daun terlebar, luas daun, bobot segar akar, volume akar, bobot kering akar, dan rasio tajuk akar. Dosis 15 ton/ha (37,5 g/polybag) ditetapkan sebagai dosis efektif karena mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil sawi pagoda dengan respon yang tidak berbeda nyata dari dosis yang lebih tinggi.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. Ir. Warnita, MP; Dr. Lily Syukriani, SP.,MP
Uncontrolled Keywords: bahan organik; sayuran; ultisol; unsur hara
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agroteknologi
Depositing User: S1 Agroteknologi Agroteknologi
Date Deposited: 28 Aug 2026 07:13
Last Modified: 28 Aug 2026 07:13
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/533208

Actions (login required)

View Item View Item