Safiro Devaya, Oken (2026) Pengaruh Unsur Fe Terhadap Pembentukan Fasa Intermetalik, Sifat Mekanik Dan Fluiditas Pada Master Alloy Al-7%Si. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version Download (304kB) |
|
|
Text (Bab 1)
02. Bab I.pdf - Published Version Download (215kB) |
|
|
Text (Bab V)
03. Bab V.pdf - Published Version Download (132kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (191kB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Master alloy aluminium-silikon (Al-7%Si) merupakan material yang banyak digunakan dalam industri pengecoran karena memiliki kombinasi sifat mekanik yang baik, ketahanan korosi yang memadai, serta kemampuan tuang yang tinggi. Namun, keberadaan unsur besi (Fe) sebagai elemen pengotor dalam paduan ini dapat memberikan dampak negatif terhadap kualitas produk akhir. Fe diketahui membentuk fasa intermetalik seperti β-Al₅FeSi dan α-Al₈Fe₂Si yang memengaruhi mikrostruktur serta sifat mekanik material. Fasa β-Al₅FeSi memiliki morfologi seperti plat atau jarum yang panjang, rapuh, dan mudah menjadi titik awal retakan, sehingga dapat menurunkan kekuatan dan keuletan paduan. Sebaliknya, fasa α Al₈Fe₂Si umumnya bermorfologi lebih pendek dan kompak, serta memberikan dampak yang relatif lebih kecil terhadap sifat mekanik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi kandungan Fe terhadap pembentukan fasa intermetalik, karakteristik mikrostruktur, kekerasan, dan fluiditas dari paduan Al 7%Si. Proses analisis dilakukan melalui pengamatan mikrostruktur menggunakan mikroskop elektron (SEM) untuk mengidentifikasi bentuk dan distribusi fasa intermetalik. Pengujian kekerasan dilakukan dengan metode Vickers guna mengetahui pengaruh kandungan Fe terhadap sifat mekanik, sedangkan pengujian fluiditas dilakukan menggunakan cetakan spiral untuk menilai kemampuan alir logam cair. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai batas toleransi Fe dalam paduan, sehingga dapat digunakan sebagai acuan dalam proses pengendalian kualitas dan optimalisasi pengecoran untuk meningkatkan performa serta keandalan produk berbasis aluminium dalam aplikasi industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan Fe meningkatkan nilai kekerasan paduan. Nilai rata-rata kekerasan yang diperoleh berturut-turut adalah ±72,45 HV (0,4% Fe), ±74,58 HV (0,6% Fe), ±75,90 HV (0,8% Fe), dan ±83,54 HV (1% Fe). Sementara itu, nilai fluiditas menurun seiring meningkatnya kadar Fe, ditunjukkan dengan semakin pendeknya panjang aliran spiral. Observasi mikrostruktur memperlihatkan bahwa semakin tinggi kadar Fe, semakin banyak terbentuk fasa intermetalik berbentuk jarum (needle-like) yang bersifat keras dan getas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penambahan unsur Fe berkontribusi pada peningkatan kekerasan akibat terbentuknya fasa intermetalik, namun menurunkan kemampuan alir paduan. Hasil ini menjadi dasar penting dalam pengendalian kualitas pengecoran aluminium berbasis Al-7%Si, khususnya dalam menetapkan batas kandungan Fe yang masih dapat ditoleransi agar tidak menurunkan performa material secara signifikan
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Prof. Dr. Is Prima Nanda |
| Uncontrolled Keywords: | Aluminium-Silikon; Besi (Fe); Fasa Intermetalik; Uji Kekerasan; Fluiditas. |
| Subjects: | T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Mesin |
| Depositing User: | S1 Teknik Mesin |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 13:20 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 13:20 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/533076 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]