Isolasi dan Karakterisasi Senyawa Metabolit Sekunder dari EKstrak Diklorometana Batang Semu Bunga Bangkai (Amorphophallus paeonifolius(Dennst.) Nicolson Serta Uji Toksisitas dengan Metode BSLT

Taufiq, Hidayat (2026) Isolasi dan Karakterisasi Senyawa Metabolit Sekunder dari EKstrak Diklorometana Batang Semu Bunga Bangkai (Amorphophallus paeonifolius(Dennst.) Nicolson Serta Uji Toksisitas dengan Metode BSLT. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
ilovepdf_merged.pdf - Published Version

Download (561kB)
[img] Text (BAB I)
Upload Eskripsi-16-18.pdf - Published Version

Download (243kB)
[img] Text (BAB V)
Upload Eskripsi-42.pdf - Published Version

Download (234kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
Upload Eskripsi-43-45.pdf - Published Version

Download (245kB)
[img] Text (Skripsi Full)
ilovepdf_merged (3).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Tanaman bunga bangkai (Amorphophallus paeoniifolius(Dennst.) Nicolson atau yang dikenal dengan nama suweg merupakan tanaman yang kaya akan nutrisi, sehingga banyak digunakan sebagai bahan pangan dan obat tradisional. Pada penelitian ini dilakukan isolasi dan karakterisasi senyawa metabolit sekunder dari ekstrak diklorometana batang semu bunga bangkai, serta dilakukan uji toksisitas senyawa hasil isolasi dengan menggunakan metode BSLT. Isolasi senyawa dilakukan dengan menggunakan metode kromatografi kolom, kemudian senyawa hasil isolasi dilakukan pemurnian dengan metode triturasi. Senyawa murni hasil isolasi didapatkan berupa padatan putih, dan dilakukan uji identifikasi senyawa hasil isolasi dilakukan dengan menggunakan pereaksi Liebermann-Burchard terdapat noda berwarna ungu kemerahan pada plat KLT yang merupakan ciri senyawa terpenoid, dan uji titik leleh diperoleh sebesar 158-1600C. Karakterisasi senyawa hasil isolasi dengan UV-Vis menunjukan terdapat puncak serapan maksimum pada 287nm, hal ini menandakan terjadinya transisi elektron dari n → π* yang mengindikasikan adanya kromofor karbonil C=O berkonjugasi. Kemudian pada spektrum FTIR menunjukkan terdapatnya gugus fungsi seperti C-H alifatik, C=O, gugus geminal dimetil (CH(CH3)2), sehingga senyawa ini diduga merupakan senyawa metabolit sekunder golongan terpenoid. Uji toksisitas dengan metode BSLT dengan menggunakan larva udang Artemia salina Leach, diperoleh nilai LC50 sebesar 113,29 mg/L , sehingga senyawa ini termasuk senyawa toksik sedang

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. Afrizal, M.S
Uncontrolled Keywords: Tanaman bunga bangkai (Amorphophallus paeoniifolius), isolasI, kromatografi kolom, terpenoid, toksisitas.
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Kimia
Depositing User: S1 Kimia Kimia
Date Deposited: 26 Aug 2026 07:38
Last Modified: 26 Aug 2026 07:38
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/532506

Actions (login required)

View Item View Item