Partisipasi Perempuan dalam Pembuatan Keputusan Pengusulan Hak Pengelolaan atas Tanah Ulayat : Studi di Nagari Sungai Kamuyang

Fadhillah, Rahmah Dwi (2026) Partisipasi Perempuan dalam Pembuatan Keputusan Pengusulan Hak Pengelolaan atas Tanah Ulayat : Studi di Nagari Sungai Kamuyang. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (699kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (518kB)
[img] Text (BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version

Download (200kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (237kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Tanah ulayat merupakan tanah yang dimiliki dan dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat nagari, baik laki-laki maupun perempuan. Oleh karena itu, keterlibatan perempuan dalam proses pembuatan keputusan atas tanah ulayat ini menjadi penting sebab keputusan yang diambil akan berdampak terhadap keberlanjutan tanah ulayat dan sumber penghidupan mereka serta keturunannya. Pemerintah melakukan pendaftaran tanah ulayat dengan Hak Pengelolaan (HPL) yang berpotensi mengubah pola pemanfaatan tanah ulayat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan derajat partisipasi perempuan dalam proses pembuatan keputusan pengusulan HPL atas tanah ulayat di Nagari Sungai Kamuyang serta penyebab rendahnya partisipasi perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Informan penelitian dipilih secara purposive dengan teknik Pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan pengumpulan dokumen. Analisis derajat partisipasi perempuan menggunakan teori tangga partisipasi dari Sherry R. Arnstein, sedangkan penyebab rendahnya partisipasi dianalisis menggunakan teori relasi gender dari R.W. Connell. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan terlibat dalam beberapa tahapan pengusulan HPL, seperti sosialisasi dan pemasangan tanda batas. Keterlibatan perempuan berupa kehadiran dalam forum dan mendengarkan informasi, menyampaikan kekhawatiran, serta ikut dalam kegiatan lapangan. Namun, keputusan pengusulan HPL tetap ditentukan oleh laki-laki yakni niniak mamak. Kondisi ini menunjukkan bahwa partisipasi perempuan masih berada pada tingkat tokenism (partisipasi semu), khususnya informing (menerima informasi) dan consultation (memberi masukan) dalam tahap sosialisasi, serta pada tahap pemasangan tanda batas berada pada tingkat placation (keterlibatan yang terbatas). Rendahnya partisipasi berkaitan dengan relasi gender dalam konteks lokal adat Nagari Sungai Kamuyang, terutama kewenangan atas tanah ulayat yang berada pada niniak mamak, pembagian kerja antara laki-laki dan perempuan, serta nilai penghormatan dan kepatuhan terhadap adat. Dengan demikian, partisipasi perempuan dalam proses pengusulan HPL berada pada tingkat yang rendah sebab adanya struktur sosial dan kewenangan adat yang berlaku di Nagari Sungai Kamuyang.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. Afrizal, MA ; Drs. Ardi Abbas, MT
Uncontrolled Keywords: Tanah Ulayat; Hak Pengelolaan (HPL); Partisipasi; Relasi Gender
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
H Social Sciences > HM Sociology
H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Sosiologi
Depositing User: S1 Sosiologi Sosiologi
Date Deposited: 28 Aug 2026 08:24
Last Modified: 28 Aug 2026 08:24
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/532458

Actions (login required)

View Item View Item