Respon Biokimia dan Agronomi Bibit Kopi Robusta (Coffea canephora) terhadap Aplikasi Biochar yang Diperkaya Zn dengan Si di Bawah Cekaman kekeringan

Mayasari, Dira Nazlah (2026) Respon Biokimia dan Agronomi Bibit Kopi Robusta (Coffea canephora) terhadap Aplikasi Biochar yang Diperkaya Zn dengan Si di Bawah Cekaman kekeringan. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (381kB)
[img] Text (02. Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version

Download (313kB)
[img] Text (BAB V)
05. Skripsi Fulltext-89.pdf - Published Version

Download (224kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (372kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Cekaman kekeringan merupakan salah satu faktor pembatas pertumbuhan bibit kopi robusta (Coffea canephora) karena memicu gangguan biokimia dan stres oksidatif. Biochar diperkaya seng (Zn) dan silika (Si) berpotensi meningkatkan adaptabilitas bibit melalui perbaikan media tumbuh dan pertahanan biokimia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh interaksi dosis biochar diperkaya Zn-Si dan interval penyiraman terhadap respons biokimia dan agronomi bibit kopi robusta serta menentukan dosis terbaik. Penelitian dilaksanakan pada September 2025–Februari 2026 di Lahan Percobaan Kampus III Universitas Andalas, Dharmasraya, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dosis biochar diperkaya Zn-Si (0, 100, 200, 300, dan 400 g polybag⁻¹) dan interval penyiraman (1, 3, 5, dan 7 hari), dengan tiga ulangan. Data biokimia dianalisis secara deskriptif menggunakan sampel komposit, sedangkan data agronomi dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut DMRT pada taraf kepercayaan 95%. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan biochar diperkaya Zn-Si dan interval penyiraman berinteraksi nyata terhadap jumlah daun, bobot kering tajuk, bobot kering akar, dan rasio tajuk akar. Respons biokimia terbaik pada kondisi cekaman diperoleh pada dosis 200 g polybag⁻¹ dengan interval penyiraman 3 hari sekali. Dosis 200 g polybag⁻¹ dengan penyiraman 3 hari sekali berpotensi meningkatkan efisiensi penggunaan air dan adaptasi bibit kopi robusta terhadap cekaman kekeringan, sehingga berpotensi diterapkan sebagai alternatif teknologi budidaya pada fase pembibitan untuk mendukung produksi bibit berkualitas dalam menghadapi risiko kekeringan akibat perubahan iklim.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dewi Rezki, S.P., M.P ; Muhammad Parikesit Wisnubroto, S.P., M.Sc
Uncontrolled Keywords: Antioksidan; cekaman oksidatif; enzimatik; peroksidasi lipid; peroksida
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agroekoteknologi
Depositing User: S1 Agroekoteknologi Agroekoteknologi
Date Deposited: 28 Aug 2026 11:45
Last Modified: 28 Aug 2026 11:45
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/532439

Actions (login required)

View Item View Item