Hafsah, Nur (2026) Keanekaragaman Makrofauna Tanah Pascatambang Batubara dengan Umur Revegetasi Berbeda di PT Kuansing Inti Makmur Kabupaten Bungo Jambi. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (418kB) |
|
|
Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (301kB) |
|
|
Text (03. BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (04. DAFTAR PUSTAKA)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (610kB) |
|
|
Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) | Request a copy |
Abstract
Aktivitas penambangan batubara dengan metode tambang terbuka menyebabkan degradasi sifat fisik, kimia, dan biologi tanah yang berdampak pada menurunnya keanekaragaman makrofauna tanah. Revegetasi merupakan salah satu upaya rehabilitasi untuk memulihkan kondisi lahan pascatambang, namun efektivitasnya perlu dievaluasi melalui bioindikator tanah. Penelitian ini bertujuan menganalisis keanekaragaman makrofauna tanah pada lahan pascatambang batubara dengan umur revegetasi yang berbeda serta mengkaji hubungan antara umur revegetasi dengan keanekaragaman makrofauna tanah di PT Kuansing Inti Makmur, Kabupaten Bungo, Jambi. Penelitian menggunakan metode survei dengan penentuan lokasi secara purposive sampling pada empat tipe lahan, yaitu hutan sekunder, lahan sedang ditambang, revegetasi umur 4 tahun, dan revegetasi umur 12 tahun. Pengambilan makrofauna dilakukan menggunakan metode hand sorting dengan bantuan monolith berukuran 30 x 30 cm dan pitfall trap, kemudian diidentifikasi hingga tingkat morfospesies. Keanekaragaman dianalisis menggunakan indeks Shannon-Wiener (H'), indeks kekayaan Margalef (DMg), dan indeks kemerataan (E), sedangkan hubungan umur revegetasi dengan keanekaragaman dianalisis menggunakan regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 594 individu yang tergolong ke dalam 10 ordo, 23 famili, dan 41 morfospesies. Lahan revegetasi umur 12 tahun memiliki jumlah ordo, kelimpahan individu, indeks keanekaragaman (H' = 1,455), indeks kekayaan (DMg = 1,447), dan indeks kemerataan (E = 0,662) tertinggi, sedangkan lahan sedang ditambang memiliki nilai terendah. Umur revegetasi berhubungan positif terhadap indeks keanekaragaman dan indeks kekayaan, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap indeks kemerataan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bertambahnya umur revegetasi berkaitan dengan pemulihan komunitas makrofauna tanah pada lahan pascatambang batubara.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dewi Rezki, S.P., M.P ; Muhammad Parikesit Wisnubroto, M.P., M.Sc |
| Uncontrolled Keywords: | Bioindikator; kelimpahan; komunitas; morfospesies; rehabilitasi |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Agroekoteknologi |
| Depositing User: | S1 Agroekoteknologi Agroekoteknologi |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 08:14 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 08:14 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/532432 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric