Ekstrak Daun Paku Kaki Kelinci (Davallia denticulata (Burm.f.) Mett.) sebagai Inhibitor Korosi Ramah Lingkungan untuk Baja Lunak Dalam HCl 1 M

Sari, Adinda Permata (2026) Ekstrak Daun Paku Kaki Kelinci (Davallia denticulata (Burm.f.) Mett.) sebagai Inhibitor Korosi Ramah Lingkungan untuk Baja Lunak Dalam HCl 1 M. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (cover&abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (396kB)
[img] Text (bab 1)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (256kB)
[img] Text (bab v)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (236kB)
[img] Text (daftar pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (255kB)
[img] Text (skripsi fulltext)
05.Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (19MB) | Request a copy

Abstract

Ekstrak daun paku kaki kelinci (Davallia denticulata (Burm.f.) Mett.) berpotensi sebagai inhibitor korosi ramah lingkungan pada baja lunak (mild steel) dalam medium HCl 1 M karena mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, fenolik, saponin, dan alkaloid yang memiliki gugus heteroatom serta ikatan π sehingga mampu beradsorpsi pada permukaan logam. Efektivitas ekstrak diuji menggunakan metode kehilangan berat (weight loss), metode polarisasi potensiodinamik (PDP), spektrofotometri Ultraviolet-Tampak (UV-Vis), spektroskopi Transformasi Fourier Inframerah (FTIR), dan karakterisasi permukaan menggunakan mikroskop optik, serta pengukuran sudut kontak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak dapat menurunkan laju korosi, sedangkan kenaikan suhu meningkatkan laju korosi. Efisiensi inhibisi tertinggi diperoleh sebesar 94,78% dengan metode weight loss dan sebesar 97,22% dengan metode PDP pada konsentrasi 4 g/L. Adsorpsi inhibitor mengikuti Isoterm adsorpsi Langmuir dengan pembentukan lapisan monolayer melalui kombinasi fisisorpsi dan kemisorpsi. Analisis FTIR dan UV-Vis menunjukkan adanya interaksi senyawa aktif ekstrak dengan permukaan baja, sedangkan mikroskop optik dan sudut kontak menunjukkan terbentuknya lapisan pelindung yang mengurangi kerusakan permukaan serta meningkatkan sifat hidrofobik baja. Dengan demikian, ekstrak daun paku kaki kelinci efektif digunakan sebagai green corrosion inhibitor pada baja lunak dalam medium HCI 1 M.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. Yeni Stiadi, MS ; Prof. Dr. Emriadi, MS
Uncontrolled Keywords: Davallia denticulata (Burm.f.) Mett.; Baja lunak; Korosi; Inhibitor korosi; Adsorpsi Langmuir
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Kimia
Depositing User: S1 Kimia Kimia
Date Deposited: 26 Aug 2026 09:05
Last Modified: 26 Aug 2026 09:05
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/532363

Actions (login required)

View Item View Item