Penyisihan COD dari Air Limbah Domestik Menggunakan Fixed-Bed Biofilm Reactor (FBBR) dengan Media Lekat Polyvinyl Chloride dan Polyethylene Terephthalate

Aulia, Maura (2026) Penyisihan COD dari Air Limbah Domestik Menggunakan Fixed-Bed Biofilm Reactor (FBBR) dengan Media Lekat Polyvinyl Chloride dan Polyethylene Terephthalate. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (367kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (316kB)
[img] Text (BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version

Download (279kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (315kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Meningkatnya volume air limbah domestik yang tidak terolah berdampak terhadap penurunan kualitas badan air, khususnya akibat kandungan senyawa organik yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi Hydraulic Retention Time (HRT) terhadap efisiensi penyisihan Chemical Oxygen Demand (COD) dari air limbah domestik menggunakan sistem Fixed-Bed Biofilm Reactor (FBBR) berkonfigurasi anaerob-aerob, serta membandingkan efluen terhadap baku mutu air limbah domestik sesuai PermenLH Nomor 11 Tahun 2025. Penelitian dilakukan pada skala laboratorium menggunakan air limbah artifisial dengan konsentrasi COD awal 225,34 mg/L, mengacu pada karakteristik air limbah domestik permukiman Kampung Duri, Kota Padang. Media lekat yang digunakan adalah polyvinyl chloride (PVC) pada unit anaerob dan rakitan polyethylene terephthalate (PET) pada unit aerob. Proses seeding dilakukan menggunakan reaktor batch dengan inokulan lumpur tinja dari IPLT Kota Padang hingga biofilm terbentuk pada media lekat. Reaktor utama dioperasikan secara kontinu berdasarkan standar Gappei-Shori Johkasou dengan variasi HRT 36, 24, dan 12 jam. Hasil uji one-way ANOVA dan post hoc Duncan menunjukkan HRT berpengaruh signifikan terhadap efisiensi penyisihan COD (p < 0,05) dan perbedaan yang signifikan antar variasi HRT. HRT 36 jam terbukti paling optimal dan satu-satunya variasi yang memenuhi baku mutu COD sebesar 80 mg/L, dengan efisiensi penyisihan tertinggi 73,20% dan efluen 61,63 mg/L. Sebaliknya, HRT 24 dan 12 jam menghasilkan efisiensi lebih rendah (62,14% dan 57,16%) dengan efluen 86,62 mg/L dan 98,26 mg/L yang belum memenuhi baku mutu. Penyisihan COD terjadi bertahap di setiap unit pengolahan, dan uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan sangat kuat antara HRT dan penyisihan COD (r = 0,96-0,99).

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dr. Ir. Ansiha Nur, S.T., M.T ; Budhi Primasari, S.T., M.Sc
Uncontrolled Keywords: Air Limbah Domestik; COD; Fixed-Bed Biofilm Reactor; HRT; Polyethylene Terephthalate; Polyvinyl Chloride
Subjects: T Technology > T Technology (General)
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Lingkungan
Depositing User: S1 Teknik Lingkungan
Date Deposited: 28 Aug 2026 03:56
Last Modified: 28 Aug 2026 03:56
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/532324

Actions (login required)

View Item View Item