Salsabila, Sarah Mutiara (2026) Penerapan Sanksi Pidana Adat Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perzinahan Pada Masyarakat Desa Tunggang, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (cover dan abstrak)
01. COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version Download (850kB) |
|
|
Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (603kB) |
|
|
Text (BAB IV)
03. BAB IV.pdf - Published Version Download (313kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
04. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (455kB) |
|
|
Text (Full Text)
05. SKRIPSI FULLTEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penerapan sanksi pidana adat dalam masyarakat Indonesia merupakan salah satu bentuk manifestasi dari living law atau hukum yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Hukum adat hadir sebagai sarana untuk menjaga ketertiban sosial, nilai kesusilaan, serta keseimbangan hubungan masyarakat melalui mekanisme penyelesaian yang mengedepankan musyawarah dan pendekatan kekeluargaan. Salah satu bentuk penerapan hukum adat tersebut terlihat dalam penyelesaian tindak pidana perzinahan pada masyarakat Desa Tunggang, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Perzinahan dipandang sebagai perbuatan yang tidak hanya melanggar norma agama dan kesusilaan, tetapi juga mencemarkan kehormatan keluarga serta mengganggu keseimbangan sosial masyarakat adat. Oleh karena itu, penelitian ini menjadi penting untuk mengkaji bagaimana penerapan sanksi pidana adat terhadap pelaku tindak pidana perzinahan, kendala yang dihadapi dalam penerapannya, serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut. Rumusan masalah penelitian ini yaitu: (1) Bagaimana penerapan sanksi pidana adat terhadap pelaku tindak pidana perzinahan di Desa Tunggang, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu? (2) Apa saja kendala yang ditemukan dalam menerapkan sanksi pidana adat terhadap pelaku tindak pidana perzinahan di Desa Tunggang, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu? (3) Apa saja upaya yang dapat dilakukan untukmengatasi kendala dalam menerapkan sanksi pidana adat terhadap pelaku tindak pidana perzinahan di desa Tunggang, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis sosiologis dengan sifat penelitian deskriptif dan jenis penelitian hukum empiris. Penerapan sanksi pidana adat terhadap pelaku tindak pidana perzinahan pada Masyarakat desa tunggang, kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu diterapkan oleh Badan Musyawarah Adat melalui mekanisme hukum adat yang mengedepankan musyawarah, perdamaian dan penyelesaian secara kekeluargaan. Jenis tindak pidana perzinahan yang dikenal dalam masyarakat Desa Tunggang meliputi cacek, tacobak, tarapeh, tangkap basah, dan kawin gelap. Sanksi adat yang diterapkan berupa kewajiban menikah bagi pelaku, pembayaran denda adat, permintaan maaf kepada keluarga dan masyarakat, pemberian sanksi sosial, hingga sanksi dibuang sepanjang adat bagi pelanggaran tertentu. Penerapan sanksi tersebut bertujuan untuk memulihkan keseimbangan sosial dan menjaga keharmonisan masyarakat adat. Namun terdapat beberapa kendala dalam penerapannya yaitu: (1) Faktor individu, (2) Faktor ekonomi, (3) Faktor Teknis, (4) Faktor kelembagaan. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut yaitu: (1) Penguatan normalitas, (2) Penyelesaian sanksi, (3) Optimalisasi peran tokoh adat dan saksi adat dan (4) Penguatan legal standing lembaga adat.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Nilma Suryani, S.H.,M.H ; Felia Hermayenti, S.H.,M.H |
| Uncontrolled Keywords: | Penerapan Sanksi Pidana Adat; Tindak Pidana Perzinahan; Masyarakat Adat Desa Tunggang. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Hukum |
| Depositing User: | S1 Hukum Hukum |
| Date Deposited: | 27 Aug 2026 08:01 |
| Last Modified: | 27 Aug 2026 08:01 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/532321 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]