Pengaruh Aplikasi Biochar yang Diperkaya Seng dan Silika Terhadap Performa Fisiologi dan Agronomi Bibit Kopi Robusta pada Cekaman Kekeringan

Cenna, Aquilla Avi (2026) Pengaruh Aplikasi Biochar yang Diperkaya Seng dan Silika Terhadap Performa Fisiologi dan Agronomi Bibit Kopi Robusta pada Cekaman Kekeringan. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (220kB)
[img] Text (Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version

Download (169kB)
[img] Text (Bab V)
03. Bab V.pdf - Published Version

Download (124kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (206kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Cekaman kekeringan merupakan faktor pembatas pertumbuhan bibit kopi robusta (Coffea canephora) karena keterbatasan air dapat mengganggu fisiologi dan pertumbuhan tanaman. Aplikasi biochar kulit buah kopi diperkaya seng (Zn) dan silika (Si) berpotensi meningkatkan adaptasi tanaman terhadap cekaman kekeringan. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh dan interaksi dosis biochar diperkaya Zn dan Si dengan interval penyiraman terhadap performa fisiologi dan agronomi bibit kopi robusta. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dosis biochar 0, 100, 200, 300, dan 400 g polybag⁻¹ serta interval penyiraman 1, 3, 5, dan 7 hari sekali, dengan 20 kombinasi perlakuan dan enam ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh terhadap fisiologi, yaitu lebar bukaan stomata sebesar 2,03 µm pada dosis biochar diperkaya Zn dan Si 300 g polybag-1, laju transpirasi sebesar 1,38 g cm2 detik⁻1 pada dosis 200 g polybag⁻1, dan aktivitas nitrat reduktase tertinggi sebesar 4,42 NO2- g-1 jam-1 pada dosis 200 g polybag⁻1 dengan penyiraman setiap hari. Pada variabel agron omi, jumlah daun tertinggi sebesar 18,67 helai pada dosis 200 g polybag⁻1, bobot kering tajuk sebesar 5,38 g pada dosis 200 g polybag⁻1 dengan penyiraman setiap hari, bobot kering akar sebesar 6,05 g pada dosis 200 g polybag⁻1, dan bobot kering total sebesar 11,14 g pada dosis 200 g polybag⁻1 dengan penyiraman tiga hari sekali. Kombinasi biochar 200 g polybag⁻1 dengan interval penyiraman tiga hari sekali merupakan perlakuan terbaik untuk mempertahankan pertumbuhan bibit kopi robusta pada kondisi cekaman kekeringan. Dengan demikian, biochar diperkaya Zn dan Si berpotensi mendukung pertumbuhan bibit kopi robusta pada kondisi kekeringan.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Dewi Rezki, S.P, M.P; Muhammad Parikesit Wisnubroto, S.P, M.Sc.
Uncontrolled Keywords: Anr; limbah; penyiraman; stomata; transpirasi.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions: Fakultas Pertanian > S1 Agroekoteknologi
Depositing User: S1 Agroekoteknologi Agroekoteknologi
Date Deposited: 26 Aug 2026 07:21
Last Modified: 26 Aug 2026 07:21
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/532285

Actions (login required)

View Item View Item