Komposisi, Struktur, dan Keanekaragaman Vegetasi Strata Sapling di Hutan Kemasyarakatan (HKm) Padang Janiah, Kota Padang yang Diinvasi Bellucia pentamera Naudin

Zalesya, Aureal Leodita (2026) Komposisi, Struktur, dan Keanekaragaman Vegetasi Strata Sapling di Hutan Kemasyarakatan (HKm) Padang Janiah, Kota Padang yang Diinvasi Bellucia pentamera Naudin. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (415kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (293kB)
[img] Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (266kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (281kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian tentang komposisi, struktur, dan keanekaragaman vegetasi strata sapling di Hutan Kemasyarakatan (HKm) Padang Janiah, Kota Padang yang diinvasi Bellucia pentamera Naudin telah dilaksanakan pada bulan Februari sampai Mei 2026. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi, struktur, dan keanekaragaman vegetasi strata sapling di Hutan Kemasyarakatan (HKm) Padang Janiah, Kota Padang yang diinvasi B. pentamera. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode petak kuadrat dengan peletakan plot secara purposive sampling. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, pada kawasan yang diinvasi B. pentamera ditemukan 10 famili, 11 genus, 11 spesies, dan 19 individu dengan famili Melastomataceae dan Euphorbiaceae sebagai famili dominan, serta famili Theaceae dan Putranjivanaceae sebagai famili co-dominan. Sedangkan di kawasan yang tidak diinvasi B. pentamera ditemukan 11 famili, 15 genus, 17 spesies, dan 24 individu dengan famili Dilleniaceaceae, Moraceae, Rubiaceae, dan Meliaceae sebagai famili co-dominan. INP tertinggi pada kawasan yang diinvasi B. pentamera yaitu Macaranga triloba (62,67%) dan INP terendah yaitu Luvunga scandens (11,90%). Sedangkan INP tertinggi pada kawasan yang tidak diinvasi B. pentamera yaitu Dillenia indica (40,95%) dan INP terendah yaitu Baccaurea sp. (9,74%). Indeks keanekaragaman jenis (H’) pada kawasan yang diinvasi dan tidak diinvasi B. pentamera tergolong sedang. Indeks kesamaan komunitas (IS) pada kedua kawasan tergolong rendah.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. Solfiyeni, MP ; Prof. Dr. Chairul, MS.
Uncontrolled Keywords: Komposisi; Struktur; Keanekaragaman; Spesies invasif; Sapling
Subjects: Q Science > QH Natural history
Q Science > QK Botany
Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > S1 Biologi
Depositing User: S1 Biologi Biologi
Date Deposited: 28 Aug 2026 03:28
Last Modified: 28 Aug 2026 03:28
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/532274

Actions (login required)

View Item View Item