Pengaruh Parameter Dip Coating Terhadap Ketebalan, Morfologi, dan Wettability Lapisan Hidroksiapatit pada Implan TNTZ

Rosandi, Imelda Febrian (2026) Pengaruh Parameter Dip Coating Terhadap Ketebalan, Morfologi, dan Wettability Lapisan Hidroksiapatit pada Implan TNTZ. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & bstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (217kB)
[img] Text (02. BAB 1)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (224kB)
[img] Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (205kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (207kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Paduan titanium Ti-29Nb-13Ta-4.6Zr (TNTZ) merupakan biomaterial implan tipe β yang memiliki biokompatibilitas tinggi, sifat mekanik yang baik, serta modulus elastisitas yang mendekati tulang manusia. Namun, sifatnya yang bioinert menyebabkan kemampuan osseointegrasi masih terbatas sehingga diperlukan modifikasi permukaan untuk meningkatkan bioaktivitasnya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah pelapisan menggunakan hidroksiapatit (HA) melalui metode dip coating. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi kecepatan penarikan dan massa hidroksiapatit dalam suspensi terhadap ketebalan, morfologi, dan wettability lapisan HA pada paduan titanium TNTZ. Suspensi dibuat dengan mencampurkan hidroksiapatit sebanyak 4 g, 8 g, dan 12 g ke dalam 100 mL etanol yang ditambahkan PVA 20 wt%, kemudian pH disesuaikan menjadi 4 menggunakan HNO₃ dan dihomogenkan menggunakan magnetic stirrer selama 3 jam. Proses dip coating dilakukan dengan variasi kecepatan penarikan 1 mm/s, 5 mm/s, dan 10 mm/s, kemudian sampel dikeringkan pada suhu ruang selama 24 jam dan disinter pada suhu 900°C dengan laju pemanasan 5°C/menit. Karakterisasi dilakukan melalui pengujian ketebalan menggunakan Coating Thickness Gauge, pengujian wettability menggunakan Ossila Contact Angle Goniometer, serta pengamatan morfologi menggunakan mikroskop optik dan Scanning Electron Microscope (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan massa hidroksiapatit meningkatkan ketebalan lapisan dan menghasilkan morfologi yang lebih homogen. Ketebalan lapisan tertinggi sebesar 88,93 µm diperoleh pada variasi massa HA 12 g dengan kecepatan penarikan 5 mm/s, sedangkan nilai contact angle terendah sebesar 31,43° diperoleh pada variasi massa HA 8 g dengan kecepatan penarikan 10 mm/s. Seluruh spesimen menunjukkan sifat hidrofilik dengan nilai contact angle di bawah 90°. Secara keseluruhan, variasi massa HA 12 g dan kecepatan penarikan 5 mm/s menghasilkan karakteristik lapisan yang paling baik.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Dr. Eng. Gunawarman, M.T
Uncontrolled Keywords: Dip coating; hidroksiapatit; TNTZ; wettability; ketebalan lapisan
Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
T Technology > TN Mining engineering. Metallurgy
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Mesin
Depositing User: S1 Teknik Mesin
Date Deposited: 28 Aug 2026 02:55
Last Modified: 28 Aug 2026 02:55
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/532232

Actions (login required)

View Item View Item