Hubungan Konsumsi Ultra-Processed Food (UPF) dengan Penyakit Jantung Koroner di Asia: Tinjauan Sistematis

Tulzahra, Afifah (2026) Hubungan Konsumsi Ultra-Processed Food (UPF) dengan Penyakit Jantung Koroner di Asia: Tinjauan Sistematis. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (230kB)
[img] Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (240kB)
[img] Text (03. BAB VI)
03. BAB VI.pdf - Published Version

Download (174kB)
[img] Text (04. DAFTAR PUSTAKA)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (168kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Asia menanggung 58% dari beban kematian penyakit jantung koroner (PJK) global akibat transisi nutrisi yang masif. Konsumsi ultra-processed food (UPF) meningkat signifikan di berbagai negara Asia, namun bukti komprehensif mengenai hubungannya dengan PJK di kawasan ini masih terbatas dan tersebar pada berbagai penelitian dengan karakteristik populasi serta metode yang beragam. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan konsumsi UPF dengan risiko PJK di Asia melalui tinjauan sistematis. Metode: Tinjauan sistematis menggunakan protokol PRISMA 2020 pada database PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar untuk publikasi periode 2016-2026. Dari 286 artikel yang teridentifikasi, 6 studi dari India, Iran, Korea Selatan, Singapura, dan China memenuhi kriteria inklusi untuk disintesis secara naratif. Hasil: Ditemukan hubungan linear yang signifikan, yaitu setiap kenaikan 10% proporsi UPF dalam diet harian meningkatkan risiko PJK sebesar 6-11%. Camilan asin (Iran), minuman manis (Singapura), daging olahan (Korea Selatan), dan makanan siap saji (India) merupakan kontributor utama melalui mekanisme hipertensi, dislipidemia, dan inflamasi sistemik kronis. Kepatuhan terhadap pola makan sehat (Mediterania/DASH) dan pola makan tradisional Asia menunjukkan efek protektif. Kesimpulan: Konsumsi UPF berhubungan positif dengan peningkatan risiko PJK di Asia. Diperlukan intervensi kebijakan regulasi pangan dan edukasi gizi untuk mendorong kembali konsumsi pangan alami guna menekan beban penyakit kardiovaskular di kawasan Asia.

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: Kamal Kasra, S.K.M., M.Q.I.H., Ph.D; Adisti Qamahadlina Larasati, S. Gz., M.P.H
Uncontrolled Keywords: Makanan Ultra Proses; Penyakit Jantung Koroner; Asia; Tinjauan Sistematis; Faktor Risiko
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions: Fakultas Kesehatan Masyarakat > S1 Kesehatan Masyarakat
Depositing User: S1 Kesehatan Masyarakat
Date Deposited: 26 Aug 2026 06:53
Last Modified: 26 Aug 2026 06:53
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531847

Actions (login required)

View Item View Item