Wahyuni, Fina (2026) Aktivitas Ekstrak Daun Kirinyuh (Chromolaena odorata L.) Terhadap Larva Crocidolomia pavonana Fabricius (Lepidoptera : Crambidae) Berdasarkan Cara Penyiapan Dan Waktu Simpan Yang Berbeda. S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (01. Abstrak & Cover)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version Download (264kB) |
|
|
Text (02. BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version Download (229kB) |
|
|
Text (03. BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version Download (130kB) |
|
|
Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (248kB) |
|
|
Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Produktivitas tanaman kubis mengalami penurunan akibat serangan hama Crocidolomia pavonana. Pengendalian dengan pestisida sintetik berdampak negatif bagi lingkungan sehingga diperlukan alternatif pestisida nabati dari daun kirinyuh (Chromolaena odorata L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cara penyiapan dan waktu simpan ekstrak daun kirinyuh terhadap larva C. pavonana. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Bioekologi Serangga, Universitas Andalas pada Januari–April 2026 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan lima ulangan, yaitu kontrol, ekstrak daun kirinyuh segar langsung digunakan, ekstrak daun kirinyuh segar disimpan lemari pendingin selama 7 hari, ekstrak daun kirinyuh direbus langsung digunakan, dan ekstrak daun kirinyuh direbus disimpan lemari pendingin selama 7 hari. Pengujian dilakukan dengan metode celup daun (leaf dip method) pada daun kubis sebagai pakan larva instar dua C. pavonana. Parameter yang diamati meliputi mortalitas larva, lama perkembangan larva, persentase pupa terbentuk, persentase imago terbentuk, dan rasio jenis kelamin imago. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak daun kirinyuh direbus disimpan dalam lemari pendingin selama 7 hari mortalitas larva tertinggi ialah 94% dan memperpanjang masa perkembangan larva sebesar 1,30 hari pada instar II–III serta 1,20 hari pada instar II–IV dibandingkan kontrol. Kombinasi metode perebusan dan penyimpanan dalam lemari pendingin selama 7 hari efektif digunakan sebagai alternatif pestisida nabati untuk mengendalikan hama C. pavonana.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Ir. Arneti, MS ; Dr. Ir. Munzir Busniah, M.Si |
| Uncontrolled Keywords: | Chromolaena odorata; Crocidolomia pavonana; metode penyiapan; pestisida nabati; waktu simpan |
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) S Agriculture > SB Plant culture |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Proteksi Tanaman |
| Depositing User: | S1 Proteksi Tanaman |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 04:41 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 04:41 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531710 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]
["Plugin/Screen/EPrint/Box/Plumx:title" not defined]