Amni, Nurul Azizah (2026) Komunikasi Kebencanaan Berbasis Kearifan Lokal (Studi Kasus Literasi Mitigasi Erupsi Gunung Marapi di Nagari Tuo Pariangan). S1 thesis, Universitas Andalas.
|
Text (Cover dan Abstrak)
Abstrak.pdf - Published Version Download (953kB) |
|
|
Text (BAB 1 Pendahuluan)
BAB I.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (BAB 5 Penutup)
BAB V.pdf - Published Version Download (773kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (Skripsi Fulltext)
TUGAS AKHIR FINAL.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (42MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini didasari oleh kontradiktif antara risiko bahaya erupsi yang tinggi secara statistik dengan rendahnya literasi mitigasi masyarakat, karena mereka lebih percaya pada kearifan lokal daripada informasi resmi di Nagari Tuo Pariangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan literasi mitigasi bencana dan menganalisis manajemen komunikasi kebencanaan di Nagari Tuo Pariangan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan informan, observasi dan dokumentasi, serta analisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Kerangka analisis penelitian menggunakan teori komunikasi risiko Covello dan Sandman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi mitigasi bencana erupsi masyarakat masih rendah dan terbatas pada bahaya yang pernah dialami, seperti abu vulkanik. Informasi resmi tidak efektif karena disampaikan cenderung satu arah dengan bahasa teknis yang sulit dipahami, sementara kearifan lokal tetap kuat dan dipercaya. masyarakat masih sangat percaya pada tokoh adat, tetapi tokoh adat belum dilibatkan secara efektif dalam menyampaikan informasi kebencanaan. Sementara pemerintah belum memiliki upaya konkret untuk mengintegrasikan keduanya. Menariknya, masyarakat ternyata lebih mendengarkan kearifan lokal yang mereka percayai dibandingkan dengan peringatan dari pemerintah nagari. Realitas ini menunjukkan bahwa komunikasi kebencanaan tidak bisa berjalan tanpa melibatkan otoritas lokal yang sudah lama mereka kenal sejak lama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlu adanya upaya komunikasi kebencanaan yang menggabungkan informasi hazard dan pengelolaan outrage yang berbasis kearifan lokal.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Supervisors: | Dr. Sarmiati, M.Si; Ilham Havifi, M.I.Kom |
| Uncontrolled Keywords: | Komunikasi kebencanaan; kearifan lokal; literasi mitigasi; Teori Komunikasi Risiko; Gunung Marapi. |
| Subjects: | H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | S1 Ilmu Komunikasi |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 02:57 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 02:57 |
| URI: | http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531657 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

Altmetric
Altmetric