Pengaruh Pemberian Ekstrak Kulit Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) Terhadap Gambaran Histopatologi dan Ekspresi Protein Manganese Superoxide Dismutase Hepar Tikus Hiperglikemia

Saputro, Untoro Heri (2026) Pengaruh Pemberian Ekstrak Kulit Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) Terhadap Gambaran Histopatologi dan Ekspresi Protein Manganese Superoxide Dismutase Hepar Tikus Hiperglikemia. S2 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover dan Abstrak)
COVER DAN ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (254kB)
[img] Text (Bab I Pendahuluan)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf - Published Version

Download (337kB)
[img] Text (Bab 7 Kesimpulan dan Saran)
BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN.pdf - Published Version

Download (209kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (437kB)
[img] Text (Tesis Full)
Tesis Full.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Latar Belakang: Kondisi hiperglikemia dapat memicu stres oksidatif dan kerusakan berbagai organ, termasuk hepar, yang ditandai oleh kerusakan hepatosit dan penurunan ekspresi enzim antioksidan Manganese Superoxide Dismutase (Mn-SOD). Salah satu upaya untuk menekan stres oksidatif adalah pemanfaatan antioksidan alami, seperti ekstrak kulit kayu manis (Cinnamomum burmannii) yang mengandung cinnamaldehyde dan senyawa fenolik. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak Cinnamomum burmannii terhadap gambaran histopatologi dan ekspresi protein Mn-SOD pada hepar tikus hiperglikemia. Metode: Penelitian eksperimental dengan desain post-test only control group menggunakan 30 blok parafin jaringan hepar tikus yang berasal dari penelitian sebelumnya. Sampel dibagi menjadi lima kelompok: kontrol negatif, kontrol positif (aloksan), serta kelompok perlakuan ekstrak Cinnamomum burmannii dosis 100, 200, dan 300 mg/kgBB selama 30 hari. Gambaran histopatologi dinilai dengan pewarnaan Hematoksilin-Eosin (H&E) dan skor Mordue, sedangkan ekspresi Mn-SOD dianalisis menggunakan imunohistokimia (IHK) dan ImageJ. Analisis dilakukan menggunakan uji One Way ANOVA atau Kruskal–Wallis dengan p<0,05. Hasil: Terdapat perbedaan bermakna skor histopatologi hepar dan ekspresi protein Mn-SOD antar kelompok (p<0,001). Pemberian ekstrak Cinnamomum burmannii menurunkan median skor histopatologi hepar dari 2,30 pada kelompok kontrol positif menjadi 1,20; 1,10; dan 1,10 masing-masing pada dosis 100, 200, dan 300 mg/kgBB. Ekspresi protein Mn-SOD meningkat dari 23,05±2,25 pada kontrol positif menjadi 34,40±7,78; 38,82±11,83; dan 36,70±9,36 pada kelompok dosis 100, 200, dan 300 mg/kgBB. Dosis 200 mg/kgBB menunjukkan rerata ekspresi Mn-SOD tertinggi dan median skor histopatologi terendah, namun tidak berbeda bermakna dibandingkan dosis lainnya (p>0,05). Kesimpulan: Pemberian ekstrak Cinnamomum burmannii berpengaruh terhadap perbaikan gambaran histopatologi hepar dan peningkatan ekspresi protein Mn-SOD pada tikus hiperglikemia.

Item Type: Thesis (S2)
Supervisors: dr. Tofrizal, Sp.PA, M. Biomed, Ph.D ; Dr. dr. Roza Silvia, MclinEmbryol
Uncontrolled Keywords: Hiperglikemia, Hepar, Ekstrak Cinnamomum burmannii, Histopatologi, Imunohistokimia, Manganese Superoxide Dismutase
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RB Pathology
Divisions: Fakultas Kedokteran > S2 Ilmu Biomedis
Depositing User: S2 Ilmu Biomedis
Date Deposited: 27 Aug 2026 01:51
Last Modified: 27 Aug 2026 01:51
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531602

Actions (login required)

View Item View Item