Analisis Konsentrasi PM10 Menggunakan Sensor PurpleAir pada Pengguna Sepeda Motor di 6 (Enam) Koridor Trans Padang

Zuhrah, Muhammad Hilal (2026) Analisis Konsentrasi PM10 Menggunakan Sensor PurpleAir pada Pengguna Sepeda Motor di 6 (Enam) Koridor Trans Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (Cover & Abstrak)
01. Cover & Abstrak.pdf - Published Version

Download (281kB)
[img] Text (BAB I)
02. BAB I.pdf - Published Version

Download (229kB)
[img] Text (BAB V)
03. BAB V.pdf - Published Version

Download (219kB)
[img] Text (Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (212kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (7MB) | Request a copy

Abstract

Pencemaran udara akibat aktivitas transportasi merupakan salah satu permasalahan lingkungan di kawasan perkotaan, termasuk Kota Padang. Salah satu polutan yang perlu diperhatikan yaitu Particulate Matter 10 (PM10) karena dapat terpapar sekaligus masuk ke dalam saluran pernafasan yang berpotensi mengganggu kesehatan. Pengguna sepeda motor menjadi kelompok yang rentan karena terpapar langsung oleh emisi kendaraan dan debu jalan selama berkendara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsentrasi PM10 secara real-time pada pengguna sepeda motor di enam koridor Trans Padang, menganalisis hubungan PM10 dengan kondisi meteorologi, serta mengetahui perbedaan konsentrasi PM10 berdasarkan waktu pengamatan dan koridor. Pengukuran dilakukan selama delapan hari pada periode pagi (06.00–09.00 WIB) dan sore (15.00–18.00 WIB) menggunakan low cost sensor PurpleAir. Parameter yang diukur meliputi konsentrasi PM10, temperatur, kelembapan, dan tekanan udara. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana, korelasi sederhana, uji-t berpasangan, dan One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata konsentrasi PM10 tertinggi terdapat pada Koridor 4 sebesar 50,44 µg/m³, sedangkan konsentrasi terendah terdapat pada Koridor 6 sebesar 32,48 µg/m³. Hubungan PM10 dengan faktor meteorologi menunjukkan korelasi lemah hingga sangat lemah. Hasil uji-t menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara konsentrasi PM10 pagi dan sore, sedangkan One-Way ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antar koridor.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: Prof. Ir. Vera Surtia Bachtiar, S.T., M.Sc., P.hD ; Ir. Reri Afrianita, S.T., M.T
Uncontrolled Keywords: Kualitas Udara; Mobile Monitoring; Pengguna Sepeda Motor; PM10; PurpleAir; Trans Padang
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Lingkungan
Depositing User: S1 Teknik Lingkungan
Date Deposited: 28 Aug 2026 04:18
Last Modified: 28 Aug 2026 04:18
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531594

Actions (login required)

View Item View Item