Penilaian Tingkat Pengetahuan dan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Prolanis Hipertensi di Puskesmas Andalas Padang

Pratiwi, Yuni (2026) Penilaian Tingkat Pengetahuan dan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Prolanis Hipertensi di Puskesmas Andalas Padang. S1 thesis, Universitas Andalas.

[img] Text (01. Cover dan Abstrak)
01. Cover dan Abstrak.pdf - Published Version

Download (150kB)
[img] Text (02. Bab I)
02. Bab I.pdf - Published Version

Download (257kB)
[img] Text (03. Bab V)
03. Bab V.pdf - Published Version

Download (60kB)
[img] Text (04. Daftar Pustaka)
04. Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (148kB)
[img] Text (05. Skripsi Fulltext)
05. Skripsi Fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (958kB) | Request a copy

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis dengan angka kejadian yang terus meningkat dan dapat menyebabkan komplikasi serius seperti penyakit jantung dan stroke. Pengendalian hipertensi memerlukan terapi dalam jangka waktu lama yang perlu dijalani secara konsisten untuk menjaga tekanan darah tetap terkontrol. Tingkat pengetahuan pasien tentang hipertensi dan pengobatannya berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan minum obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat serta hubungan antara keduanya pada pasien Prolanis hipertensi di Puskesmas Andalas Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 93 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner Hypertension Knowledge Level Scale (HK-LS) dan tingkat kepatuhan minum obat diukur menggunakan kuesioner Medication Adherence Report Scale (MARS-5). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dan kolerasi Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari seluruh responden, 62,4% memiliki tingkat pengetahuan rendah dan 37,6% memiliki tingkat pengetahuan tinggi. Berdasarkan tingkat kepatuhan minum obat, 51,6% responden berada pada kategori kepatuhan sedang, sedangkan 48,4% termasuk dalam kategori kepatuhan tinggi. Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat dengan nilai (p = 0,000). Hasil uji korelasi Spearman Rho juga menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dengan nilai (p = 0,000) dan koefisien korelasi (r) sebesar 0,447 yang menunjukkan hubungan positif dengan kekuatan sedang antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan minum obat. Kesimpulannya, responden dengan tingkat pengetahuan yang lebih tinggi cenderung akan memberikan kepatuhan yang lebih baik dibandingkan responden dengan tingkat pengetahuan yang rendah.

Item Type: Thesis (S1)
Supervisors: apt. Dian Ayu Juwita, M.Farm., apt. Dedy Almasdy, M.Si, Ph.D (Clin Pharm)
Uncontrolled Keywords: hipertensi; pengetahuan; kepatuhan minum obat; Prolanis
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Fakultas Farmasi
Depositing User: S1 Farmasi Farmasi
Date Deposited: 28 Aug 2026 08:14
Last Modified: 28 Aug 2026 08:14
URI: http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/531564

Actions (login required)

View Item View Item